BMKG: Modifikasi Cuaca di Langit Sumatera Digelar selama 24 Jam Penuh
Senin, 01 Desember 2025 - 07:06 WIB
Hingga 29 November 2025, tim OMC telah melakukan 9 sorti penerbangan, dengan total penggunaan bahan semai 4.800 kg NaCl dan 2.400 kg CaO. Hari ini, direncanakan 5 sorti penerbangan dengan misi utama mengurangi curah hujan sebelum awan memasuki kawasan terdampak.
Selain di Medan, OMC juga dilaksanakan di Posko Stasiun Meteorologi (Stamet) Sultan Iskandar Muda Aceh dan Posko Bandara Internasional Minangkabau Sumatera Barat. OMC di Aceh telah memasuki hari kedua dengan total 4 sorti penerbangan menggunakan pesawat Cessna Caravan PK-SNP yang menyemai 2.000 kg NaCl dan 2.000 kg CaO.
Sedangkan OMC di Sumbar yang dipusatkan melalui Posko Bandara Internasional Minangkabau telah dilakukan penyemaian 5 sorti penerbangan menggunakan pesawat Cessna Caravan PK-DPI dan PK-SNK dengan total bahan semai 4.400 kg NaCl.
Faisal mendorong masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan mereka dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem. Untuk itu, BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang, mengikuti terus informasi resmi dari BMKG, dan mengabaikan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Peringatan dini yang selama ini dirilis secara berkala oleh BMKG mengharuskan semua pihak untuk segera melakukan aksi mitigasi oleh seluruh stakeholder. Langkah cepat ini sangat penting agar dapat meminimalisir kerusakan dan mencegah jatuhnya korban.
“Dengan prinsip 'awas, siaga, selamat', kami berharap pemerintah daerah dan masyarakat dapat mengelola peringatan dini BMKG dengan baik. Jadi, early warning mengarahkan early action untuk menuju zero victim,” pungkasnya.
Selain di Medan, OMC juga dilaksanakan di Posko Stasiun Meteorologi (Stamet) Sultan Iskandar Muda Aceh dan Posko Bandara Internasional Minangkabau Sumatera Barat. OMC di Aceh telah memasuki hari kedua dengan total 4 sorti penerbangan menggunakan pesawat Cessna Caravan PK-SNP yang menyemai 2.000 kg NaCl dan 2.000 kg CaO.
Sedangkan OMC di Sumbar yang dipusatkan melalui Posko Bandara Internasional Minangkabau telah dilakukan penyemaian 5 sorti penerbangan menggunakan pesawat Cessna Caravan PK-DPI dan PK-SNK dengan total bahan semai 4.400 kg NaCl.
Faisal mendorong masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan mereka dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem. Untuk itu, BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang, mengikuti terus informasi resmi dari BMKG, dan mengabaikan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Peringatan dini yang selama ini dirilis secara berkala oleh BMKG mengharuskan semua pihak untuk segera melakukan aksi mitigasi oleh seluruh stakeholder. Langkah cepat ini sangat penting agar dapat meminimalisir kerusakan dan mencegah jatuhnya korban.
“Dengan prinsip 'awas, siaga, selamat', kami berharap pemerintah daerah dan masyarakat dapat mengelola peringatan dini BMKG dengan baik. Jadi, early warning mengarahkan early action untuk menuju zero victim,” pungkasnya.
(shf)
Lihat Juga :