Megawati Tolak Soeharto Dapat Gelar Pahlawan Berpotensi Hambat Rekonsiliasi Nasional
Sabtu, 08 November 2025 - 22:22 WIB
Menurut Ridwan, kemampuan berdamai dengan sejarah bukan berarti menghapus memori kritis, melainkan mengelola pengalaman masa lalu sebagai pelajaran kebangsaan. Ridwan Monoarfa menyebut, jasa besar Presiden Soeharto terhadap bangsa Indonesia tidak berhenti ketika ia tidak lagi berkuasa, bahkan tetap berlanjut setelah wafatnya.
“Jasa besar Soeharto, sebagaimana juga Bung Karno, tidak berhenti ketika mereka tidak berkuasa lagi, apalagi setelah wafat. Dalam konteks ini saya ingin menegaskan bahwa warisan Soeharto patut dijadikan inspirasi bagi generasi penerus,” tutur Ridwan.
Ridwan menyebut setidaknya ada tiga warisan penting dari kepemimpinan Soeharto yang masih dirasakan hingga kini yakni, daya beli masyarakat yang kuat (purchasing power) menjadi fondasi berlanjutnya pertumbuhan ekonomi nasional. Kedua, institusi birokrasi dan TNI yang solid — berperan penting dalam menjaga keutuhan dan stabilitas Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Ketiga, penyebaran Bahasa Indonesia secara luas dan massif. Hal itu memperkuat identitas nasional serta memperkokoh persatuan bangsa. “Warisan tersebut merupakan bagian dari proses panjang menjadi Indonesia di era kontemporer. Nilai-nilai yang diwariskan Soeharto patut dijadikan inspirasi generasi penerus untuk terus memperkuat persatuan dan kemajuan bangsa,” katanya.
“Jasa besar Soeharto, sebagaimana juga Bung Karno, tidak berhenti ketika mereka tidak berkuasa lagi, apalagi setelah wafat. Dalam konteks ini saya ingin menegaskan bahwa warisan Soeharto patut dijadikan inspirasi bagi generasi penerus,” tutur Ridwan.
Ridwan menyebut setidaknya ada tiga warisan penting dari kepemimpinan Soeharto yang masih dirasakan hingga kini yakni, daya beli masyarakat yang kuat (purchasing power) menjadi fondasi berlanjutnya pertumbuhan ekonomi nasional. Kedua, institusi birokrasi dan TNI yang solid — berperan penting dalam menjaga keutuhan dan stabilitas Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Ketiga, penyebaran Bahasa Indonesia secara luas dan massif. Hal itu memperkuat identitas nasional serta memperkokoh persatuan bangsa. “Warisan tersebut merupakan bagian dari proses panjang menjadi Indonesia di era kontemporer. Nilai-nilai yang diwariskan Soeharto patut dijadikan inspirasi generasi penerus untuk terus memperkuat persatuan dan kemajuan bangsa,” katanya.
(cip)
Lihat Juga :