Heboh Puting Beliung Hantam Bojonggede Bogor, Begini Penjelasan BMKG

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 06:32 WIB
"Angin tersebut kemudian berubah menjadi hembusan sangat kencang yang menerbangkan benda-benda ringan dan merusak puluhan rumah di beberapa kampung. Video amatir menunjukkan atap rumah berterbangan dan warga panik saat angin datang secara tiba-tiba," ucap Guswanto saat dikonfirmasi, Sabtu (25/10/2025).

Guswanto menambahkan angin puting beliung yang dikenal 'leysus' secara meteorologi, fenomena ini termasuk tornado skala kecil yang berbentuk awan cumulonimbus. "Jadi, fenomena ini adalah angin puting beliung, bukan jenis angin lain seperti angin kencang biasa atau angin topan," ujarnya.

Guswanto menyebut bahwa sejumlah faktor memicu terjadinya angin puting beliung mulai dari cuaca panas dan kelembapan di permukaan tanah. Selain itu, pertemuan massa udara berbeda juga menjadi faktor.

"Awan cumulonimbus aktif yang berkembang vertikal dengan kuat. Bojonggede saat itu dilaporkan mengalami langit gelap dan awan tebal, yang mendukung terbentuknya kondisi terjadinya angin puting beliung," jelasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!