Perajin Songkok Tradisional Gresik Bergeliat di Tengah Pandemi
Senin, 14 September 2020 - 08:59 WIB
(Baca juga: Angka COVID-19 di Banyuwangi Capai 1.000, Bupati Instruksikan WFH )
Menurutnya, antisipasi kerugian lebih besar, para perajin memanfaatkan teknologi digital dengan berjualan online. Inovasi lain adalah menambahkan led emitting diode (LED) dan beragam karakter songkok lukis. Misalnya serial kartun, masjid, robot dan mobil.
"Berkat inovasi seperti ini, secara perlahan roda usaha kembali bergariah dan omset penjualan terus meningkat. Kira-kira mencapai 60 kodi dalam sebulan," tuturnya.
Dia menambahkan, lonjakan pesanan membuat para perajin tradisional semakin bersemangat. "Omset penjualan semakin meningkat," imbuhnya. Saat ini, pelanggan yang ingin membeli produk tidak perlu ke pasar, namun cukup belanja via online.
Menurutnya, antisipasi kerugian lebih besar, para perajin memanfaatkan teknologi digital dengan berjualan online. Inovasi lain adalah menambahkan led emitting diode (LED) dan beragam karakter songkok lukis. Misalnya serial kartun, masjid, robot dan mobil.
"Berkat inovasi seperti ini, secara perlahan roda usaha kembali bergariah dan omset penjualan terus meningkat. Kira-kira mencapai 60 kodi dalam sebulan," tuturnya.
Dia menambahkan, lonjakan pesanan membuat para perajin tradisional semakin bersemangat. "Omset penjualan semakin meningkat," imbuhnya. Saat ini, pelanggan yang ingin membeli produk tidak perlu ke pasar, namun cukup belanja via online.
(msd)
Lihat Juga :