Barometer ETLE Nasional, Kakorlantas Puji Kinerja Ditlantas Polda Jatim
Selasa, 21 Oktober 2025 - 15:24 WIB
“Implementasi ETLE di Jawa Timur sangat baik dan konsisten. Penindakan pelanggaran dilakukan secara transparan, objektif, serta meminimalkan interaksi langsung antara petugas dan pelanggar. Ini sejalan dengan arah transformasi digital Korlantas Polri,” ujar Irjen Pol Agus Suryonugroho.
Kakorlantas menegaskan keberhasilan Polda Jatim dalam mengoptimalkan ETLE menjadi contoh nyata pemanfaatan teknologi untuk mendukung tertib berlalu lintas serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri.
Kombes Pol Iwan Saktiadi menambahkan, berdasarkan data Korlantas Polri, penindakan pelanggaran lalu lintas melalui ETLE menunjukkan peningkatan signifikan dari tahun ke tahun.
Perbandingan antara Januari-Agustus 2024 dan Januari-September 2025 menunjukkan tren peningkatan tajam. Pada 2024, Capture 110.940, Validasi 52.862, Terkonfirmasi 12.676, dan Terbayar 4.065. sementara pada 2025, Capture 452.026, Validasi 173.155, Terkonfirmasi 39.226, dan Terbayar 12.095.
Sementara berdasarkan data Ditlantas Polda Jatim dari Dashboard ETLE Nasional V1 dan V2, jumlah pelanggaran yang ter-capture juga meningkat secara signifikan. Pada Januari-Agustus 2024 (ETLE Nasional V1), Capture 9.468.957, Validasi 205.359, Terkonfirmasi 23.594, dan Terbayar 38.731. Sedangkan Januari–September 2025 (ETLE Nasional V2), Capture 2.021.313, Validasi 139.662, Terkonfirmasi 32.687, dan Terbayar 10.079.
Berdasarkan data paparan Korlantas Polri periode Januari-September 2025, penindakan pelanggaran ETLE di Jawa Timur mencatat di ETLE Statis terdapat 360.345 pelanggaran (Validasi 110.690, Terkonfirmasi 28.049, dan Terbayar 8.010). ETLE Handheld terdapat 6.134 pelanggaran (Validasi 4.725, Terkonfirmasi 1.101, dan Terbayar 179). ETLE Mobile (On Board) 80.987 pelanggaran (Validasi 57.740, Terkonfirmasi 10.076, dan Terbayar 3.906). Sedangkan ETLE WIM 4.560 pelanggaran.
Kakorlantas menegaskan keberhasilan Polda Jatim dalam mengoptimalkan ETLE menjadi contoh nyata pemanfaatan teknologi untuk mendukung tertib berlalu lintas serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri.
Kombes Pol Iwan Saktiadi menambahkan, berdasarkan data Korlantas Polri, penindakan pelanggaran lalu lintas melalui ETLE menunjukkan peningkatan signifikan dari tahun ke tahun.
Perbandingan antara Januari-Agustus 2024 dan Januari-September 2025 menunjukkan tren peningkatan tajam. Pada 2024, Capture 110.940, Validasi 52.862, Terkonfirmasi 12.676, dan Terbayar 4.065. sementara pada 2025, Capture 452.026, Validasi 173.155, Terkonfirmasi 39.226, dan Terbayar 12.095.
Sementara berdasarkan data Ditlantas Polda Jatim dari Dashboard ETLE Nasional V1 dan V2, jumlah pelanggaran yang ter-capture juga meningkat secara signifikan. Pada Januari-Agustus 2024 (ETLE Nasional V1), Capture 9.468.957, Validasi 205.359, Terkonfirmasi 23.594, dan Terbayar 38.731. Sedangkan Januari–September 2025 (ETLE Nasional V2), Capture 2.021.313, Validasi 139.662, Terkonfirmasi 32.687, dan Terbayar 10.079.
Berdasarkan data paparan Korlantas Polri periode Januari-September 2025, penindakan pelanggaran ETLE di Jawa Timur mencatat di ETLE Statis terdapat 360.345 pelanggaran (Validasi 110.690, Terkonfirmasi 28.049, dan Terbayar 8.010). ETLE Handheld terdapat 6.134 pelanggaran (Validasi 4.725, Terkonfirmasi 1.101, dan Terbayar 179). ETLE Mobile (On Board) 80.987 pelanggaran (Validasi 57.740, Terkonfirmasi 10.076, dan Terbayar 3.906). Sedangkan ETLE WIM 4.560 pelanggaran.
Lihat Juga :