BGN Sosialisasikan Program MBG di Riau
Jum'at, 17 Oktober 2025 - 14:11 WIB
Sekretaris Deputi Bidang Sistem Tata Kelola BGN Ermiati Sofi Yessi memimpin sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Riau. Foto/Dok. SindoNews
PEKANBARU - Badan Gizi Nasional (BGN) sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Riau. Kegiatan berlangsung selama tiga hari di Pekanbaru dan dipimpin langsung Sekretaris Deputi Bidang Sistem Tata Kelola BGN Ermiati Sofi Yessi.
Ermiati menjelaskan, sosialisasi ini bertujuan memperkenalkan dan memperdalam pemahaman terkait program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang fokus pada peningkatan kualitas gizi masyarakat. “Hari ini Provinsi Riau mendapat penjelasan untuk menyosialisasikan kebijakan dan pedoman yang telah disusun Deputi terkait program MBG,” katanya, Rabu (15/10/2025). Baca juga: 9 Bulan Program MBG, Habiskan Anggaran Rp21,64 Triliun
Ia menambahkan, sejumlah mitra yang tergabung dalam program MBG telah mendapat arahan mengenai aturan pelaksanaan dan tata kelola program agar berjalan sesuai ketentuan dan menghindari potensi penyimpangan. “Sosialisasi ini akan dilaksanakan selama tiga hari agar penerima manfaat memperoleh gizi sesuai standar yang telah ditetapkan. Kami ingin program ini menjadi pondasi kuat bagi terwujudnya Generasi Indonesia Emas 2045,” teranhnya.
Sementara itu, Prof Tria Astika Endah Permatasari, pakar gizi masyarakat menjelaskan, program MBG memiliki peran strategis dalam menekan angka kekurangan gizi di Indonesia. Ia menilai kebijakan tersebut sejalan dengan visi pembangunan sumber daya manusia unggul yang sehat dan produktif.
Ermiati menjelaskan, sosialisasi ini bertujuan memperkenalkan dan memperdalam pemahaman terkait program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang fokus pada peningkatan kualitas gizi masyarakat. “Hari ini Provinsi Riau mendapat penjelasan untuk menyosialisasikan kebijakan dan pedoman yang telah disusun Deputi terkait program MBG,” katanya, Rabu (15/10/2025). Baca juga: 9 Bulan Program MBG, Habiskan Anggaran Rp21,64 Triliun
Ia menambahkan, sejumlah mitra yang tergabung dalam program MBG telah mendapat arahan mengenai aturan pelaksanaan dan tata kelola program agar berjalan sesuai ketentuan dan menghindari potensi penyimpangan. “Sosialisasi ini akan dilaksanakan selama tiga hari agar penerima manfaat memperoleh gizi sesuai standar yang telah ditetapkan. Kami ingin program ini menjadi pondasi kuat bagi terwujudnya Generasi Indonesia Emas 2045,” teranhnya.
Sementara itu, Prof Tria Astika Endah Permatasari, pakar gizi masyarakat menjelaskan, program MBG memiliki peran strategis dalam menekan angka kekurangan gizi di Indonesia. Ia menilai kebijakan tersebut sejalan dengan visi pembangunan sumber daya manusia unggul yang sehat dan produktif.
Lihat Juga :