Kebijakan Menteri LH Menutup Sejumlah Tempat Wisata di Puncak Dinilai Merugikan
Rabu, 15 Oktober 2025 - 19:29 WIB
Guru Besar IPB University, Prof. Ricky Avenzora, turut mengomentari kebijakan Hanif Faisol. Ia menyoroti langkah pemerintah yang melakukan penyegelan dan pencabutan izin sejumlah lokasi wisata di kawasan Puncak. Menurutnya, tindakan tersebut berlebihan dan merugikan banyak pihak.
“Intinya, kebijakan itu tidak dilakukan dengan prosedur yang tepat. Hal tersebut sungguh tidak bijak dan sangat merugikan. Praktik semacam ini harus segera dihentikan dan tidak boleh diulang,” tegas Ricky.
Ricky juga menekankan bahwa hak usaha para pengelola wisata seharusnya dikembalikan serta difasilitasi oleh pemerintah. Ricky mencontohkan Eiger Adventure Land sebagai salah satu pelaku usaha yang konsisten mengembangkan ekowisata dan layak mendapatkan dukungan penuh.
“Indonesia hanya memiliki sedikit pengusaha wisata menengah-atas yang konsisten. Eiger adalah salah satunya. Pola hentikan dan bongkar seperti ini justru menunjukkan arogansi jabatan yang secara hukum tidak dibenarkan serta merugikan masyarakat luas dan negara,” katanya.
“Intinya, kebijakan itu tidak dilakukan dengan prosedur yang tepat. Hal tersebut sungguh tidak bijak dan sangat merugikan. Praktik semacam ini harus segera dihentikan dan tidak boleh diulang,” tegas Ricky.
Ricky juga menekankan bahwa hak usaha para pengelola wisata seharusnya dikembalikan serta difasilitasi oleh pemerintah. Ricky mencontohkan Eiger Adventure Land sebagai salah satu pelaku usaha yang konsisten mengembangkan ekowisata dan layak mendapatkan dukungan penuh.
“Indonesia hanya memiliki sedikit pengusaha wisata menengah-atas yang konsisten. Eiger adalah salah satunya. Pola hentikan dan bongkar seperti ini justru menunjukkan arogansi jabatan yang secara hukum tidak dibenarkan serta merugikan masyarakat luas dan negara,” katanya.
(cip)
Lihat Juga :