3 Teror Hantui Keluarga Arya Daru, Apa Saja?
Sabtu, 27 September 2025 - 19:11 WIB
Teror kedua, pada 27 Juli 2025, makam dari Arya Daru diduga diacak-acak. “Teror ketiga, baru-baru ini pada September ini, makam almarhum ketika istri dan anak-anaknya berkunjung ditaruh bunga berbentuk garis,” katanya.
Sekadar mengingatkan, polisi menyimpulkan tidak ada keterlibatan orang lain dalam kematian Arya. Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Wira Satya Triputra mengungkapkan Arya ternyata telah memiliki keinginan untuk mengakhiri hidupnya sejak lama tepatnya sejak tahun 2013.
Fakta tersebut terungkap dari hasil pemeriksaan digital forensik terhadap perangkat elektronik milik Arya. “Ditemukan riwayat komunikasi antara pemilik akun email dxxx_cxxx@yahoo.com(milik ADP) dengan akun jo@sxxx.org. Dari hasil tersebut diketahui bahwa sejak 2013 ADP sudah memiliki keinginan bunuh diri, dan pada tahun 2021 keinginannya semakin kuat,” ujar Wira dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Selasa (29/7/2025).
Wira menjelaskan akun yang dihubungi Arya merupakan milik Samaritans, lembaga amal di Inggris dan Irlandia yang menyediakan layanan dukungan emosional secara rahasia kepada orang-orang yang mengalami tekanan psikologis, keputusasaan, dan pemikiran untuk bunuh diri.
“Dari keseluruhan data digital yang diperoleh dan barang bukti elektronik, tidak ditemukan informasi maupun dokumen yang mengandung muatan ancaman fisik, psikis, atau kekerasan dari pihak lain,” ucapnya.
Sekadar mengingatkan, polisi menyimpulkan tidak ada keterlibatan orang lain dalam kematian Arya. Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Wira Satya Triputra mengungkapkan Arya ternyata telah memiliki keinginan untuk mengakhiri hidupnya sejak lama tepatnya sejak tahun 2013.
Fakta tersebut terungkap dari hasil pemeriksaan digital forensik terhadap perangkat elektronik milik Arya. “Ditemukan riwayat komunikasi antara pemilik akun email dxxx_cxxx@yahoo.com(milik ADP) dengan akun jo@sxxx.org. Dari hasil tersebut diketahui bahwa sejak 2013 ADP sudah memiliki keinginan bunuh diri, dan pada tahun 2021 keinginannya semakin kuat,” ujar Wira dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Selasa (29/7/2025).
Wira menjelaskan akun yang dihubungi Arya merupakan milik Samaritans, lembaga amal di Inggris dan Irlandia yang menyediakan layanan dukungan emosional secara rahasia kepada orang-orang yang mengalami tekanan psikologis, keputusasaan, dan pemikiran untuk bunuh diri.
“Dari keseluruhan data digital yang diperoleh dan barang bukti elektronik, tidak ditemukan informasi maupun dokumen yang mengandung muatan ancaman fisik, psikis, atau kekerasan dari pihak lain,” ucapnya.
(jon)
Lihat Juga :