Dirut Transjakarta soal Desakan Zero Accident: Kecelakaan Tak Bisa Dihindari

Selasa, 23 September 2025 - 20:31 WIB
Direktur Utama (Dirut) PT Transjakarta Welfizon Yuza. Foto/Muhammad Refi Sandi
JAKARTA - Direktur Utama (Dirut) PT Transjakarta Welfizon Yuza menanggapi desakan zero accident atau tidak adanya peristiwa kecelakaan dalam pelayanan Transjakarta. Dia menegaskan, dalam perusahaan transportasi insiden kecelakaan tidak dapat dihindari.

"Ya, jadi tadi kita terima kasih banyak dapat masukan juga dari Komisi B. Tentunya cita-cita kita itu adalah zero accident, tapi dalam perusahaan transportasi kecelakaan tentu tidak bisa dihindari," kata Welfizon seusai rapat dengan Komisi B DPRD DKI Jakarta , Selasa (23/9/2025).



Ia menyebut parameter yang digunakan Transjakartauntuk melihat indeks naik turunnya angka kecelakaan yang melibatkan Bus Transjakarta adalah Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 85 Tahun 2018.

Baca Juga: Bus Transjakarta Tabrak Kios Pedagang di Cakung, 6 Orang Terluka

"Kalau kita lihat dari tahun 2022 sampai dengan 2025 Agustus ini, Alhamdulillah terus turun, dari 2022 di angka 0,55, kemudian indeks itu terus turun menjadi 0,32. Artinya ada proses perbaikan dari sisi safety. Tapi tentu ini tidak berhenti di sini. Kita terus menggali, karena kalau kita bicara safety itu, itu harus berangkat dari standar, kemudian inspeksi dan audit investigasi, kemudian akan ada standar baru lagi," ucapnya.

Welfizon menekankan dari peristiwa tiga kecelakaan dalam rentang waktu satu bulan akan ada penguatan dari sisi manusia. Selain itu, Transjakarta juga akan melibatkan pihak independen dalam memastikan kelayakan armada bus.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!