UKU dan Cairin Bekali Milenial Palembang Soal Inovasi Fintech
Sabtu, 12 September 2020 - 13:39 WIB
CEO UKU, Tony Jackson (kanan).Foto/ist
PALEMBANG - Pemahaman masyarakat di Sumatera Selatan (Sumsel) tentang produk jasa keuangan pada 2019 meningkat dari 31,64 persen menjadi 40,05 persen.
Peningkatan tersebut berdasarkan survei Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2019 yang mengukur tingkat literasi dan inklusi keuangan di Sumsel. Survei serupa telah dilakukan OJK pada 2016 lalu.
Banyak pihak berupaya mencetak generasi sadar finansial di tengah pandemi global yang dialami banyak negara termasuk Indonesia. Termasuk platform fintech P2P lending terdaftar OJK, PT Technology Merlin Sejahtera (UKU) dan PT Idana Solusi Sejahtera (Cairin) dengan menyelenggarakan talkshow interaktif kepada 100 peserta mahasiswa Universitas Sriwijaya, Sabtu (12/9/2020).
Talkshow daring melalui aplikasi komunikasi video ini untuk mengenalkan industri fintech peer-to-peer lending serta pemahaman inovasi yang dilakukan fintech untuk mendukung finansial pada era new normal.
Peningkatan tersebut berdasarkan survei Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2019 yang mengukur tingkat literasi dan inklusi keuangan di Sumsel. Survei serupa telah dilakukan OJK pada 2016 lalu.
Banyak pihak berupaya mencetak generasi sadar finansial di tengah pandemi global yang dialami banyak negara termasuk Indonesia. Termasuk platform fintech P2P lending terdaftar OJK, PT Technology Merlin Sejahtera (UKU) dan PT Idana Solusi Sejahtera (Cairin) dengan menyelenggarakan talkshow interaktif kepada 100 peserta mahasiswa Universitas Sriwijaya, Sabtu (12/9/2020).
Talkshow daring melalui aplikasi komunikasi video ini untuk mengenalkan industri fintech peer-to-peer lending serta pemahaman inovasi yang dilakukan fintech untuk mendukung finansial pada era new normal.
Lihat Juga :