Polda Riau Dorong Mahasiswa Jadi Tunas Pemimpin Keadilan Ekologi

Jum'at, 19 September 2025 - 16:00 WIB
Dia mengingatkan merusak lingkungan hari ini sama dengan memutus harapan generasi muda. Karena itu, Green Leadership Academy dilihatnya sebagai ruang untuk menumbuhkan tunas muda yang tidak bisa dihentikan pergerakannya.

Rocky memberi ilustrasi ekologis bahwa segala sesuatu saling terhubung. Amazon menjadi hijau karena dipupuk oleh Gurun Sahara. Pohon adalah sungai vertikal, merusaknya sama dengan merusak kehidupan.

"Melalui Green Academy, kita belajar mengembangkan green policy sebagai jawaban atas krisis, terlebih ketika 3,4 juta hektare hutan telah rusak, dengan 1,7 juta hektare di antaranya berada di Riau,” ucapnya.

Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber lintas disiplin yakni Guru Besar Filsafat Sosial UNJ sekaligus aktivis HAM-Demokrasi Robertus Robet, Pendiri Lokataru yang dikenal dalam advokasi keadilan Haris Azhar, Akademisi Hukum Tata Negara STIH Jentera Bivitri Susanti, serta Head of Knowledge Tumbuh Institute Muhammad Luthfi.

Kolaborasi Tumbuh Institute, Polda Riau, dan Partai Hijau Riau membuktikan bahwa isu lingkungan tidak lagi berdiri sendiri melainkan bersenyawa dengan politik, hukum, dan keamanan. Dari Pekanbaru, para tunas muda ini membawa pesan bahwa masa depan negeri harus ditopang oleh pikiran yang ekologis, demokratis, dan berkeadilan.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!