Menko Polkam Baru Diharapkan Tindak Tegas Provokator Demo Ricuh Akhir Agustus
Jum'at, 19 September 2025 - 14:07 WIB
Menko Polkam Djamari Chaniago yang baru saja dilantik Presiden Prabowo Subianto diharapkan menindak tegas provokator demo ricuh pada akhir Agustus 2025. Foto: Dok Sindonews
JAKARTA - Menko Polkam Djamari Chaniago yang baru saja dilantik Presiden Prabowo Subianto diharapkan menindak tegas provokator demo ricuh pada akhir Agustus 2025. Aksi amuk massa di Jakarta dan berbagai daerah menyebabkan kerusakan fasilitas umum.
Menko Polkam harus benar-benar turun tangan mengawal proses hukum. “Provokator di balik kerusuhan harus dibongkar. Jangan dibiarkan sembunyi, apalagi bisa hidup bebas. Pelaku perusuh juga jangan dikasih ampun, hukum seberat-beratnya sebagai efek jera,” ujar Ketua Persaudaraan Tani-Nelayan Jakarta Utara Nurhasan di Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (19/9/2025).
Baca juga: Menko Polkam Djamari Chaniago Lanjutkan Program yang Sudah Ada
Tokoh nelayan Marunda Kepuh ini menilai kericuhan akhir Agustus karena masyarakat termakan hoaks (kabar bohong) dan hasutan yang membanjiri media sosial. “Yang bahaya bukan cuma bikin rakyat nggak percaya sama negara, tapi bisa bikin retak hubungan TNI-Polri sama rakyat. Kalau provokatornya dibiarkan lolos, besok-besok bisa kejadian lagi,” ungkapnya.
Menko Polkam harus benar-benar turun tangan mengawal proses hukum. “Provokator di balik kerusuhan harus dibongkar. Jangan dibiarkan sembunyi, apalagi bisa hidup bebas. Pelaku perusuh juga jangan dikasih ampun, hukum seberat-beratnya sebagai efek jera,” ujar Ketua Persaudaraan Tani-Nelayan Jakarta Utara Nurhasan di Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (19/9/2025).
Baca juga: Menko Polkam Djamari Chaniago Lanjutkan Program yang Sudah Ada
Tokoh nelayan Marunda Kepuh ini menilai kericuhan akhir Agustus karena masyarakat termakan hoaks (kabar bohong) dan hasutan yang membanjiri media sosial. “Yang bahaya bukan cuma bikin rakyat nggak percaya sama negara, tapi bisa bikin retak hubungan TNI-Polri sama rakyat. Kalau provokatornya dibiarkan lolos, besok-besok bisa kejadian lagi,” ungkapnya.
Lihat Juga :