Persaudaraan Petani dan Nelayan Bogor Kecam Upaya Pecah Belah Soliditas TNI-Polri

Selasa, 16 September 2025 - 16:05 WIB
“Fitnah itu ibarat meracuni sawah. Kalau benih dirusak dari akarnya, panen gagal. Begitu juga kalau TNI dan Polri diadu domba, bangsa ini bisa goyah. Kami lawan keras racun-racun hoaks itu,” tegasnya.

Supriyatna mengibaratkan alat kerja rakyat kecil sebagai simbol ketahanan. Sabit adalah kejujuran dan kerja keras, jala nelayan adalah harapan yang tak boleh robek, dan tanah garapan adalah akar kehidupan. Semuanya hanya bisa bertahan bila persatuan bangsa dijaga.

“TNI-Polri itu pagar hidup bagi sawah dan laut kami. Kalau pagar roboh, tanaman hancur, ikan hilang, rakyat menderita. Maka jangan ada yang coba-coba merusak persatuan mereka,” katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!