Program Padat Karya, Kemenaker Libatkan Santri Ponpes Garap Lahan Tidur di KBB

Jum'at, 11 September 2020 - 20:19 WIB
Sementara itu, Pengasuh Ponpes Al Muniriyah, Desa Kertajaya, Padalarang Fauzi Al Fauzany berharap program padat karya kepada masyarakat terdampak COVID-19 yang melibatkan Ponpes bisa bermanfaat. (BACA JUGA: Anies Kewalahan Atasi COVID-19, Kang Emil Tawarkan Bantuan RS )

Program yang pelatihan, pendanaan, dan pembibitan ditangggung Kemenaker ini, bisa menjadi wadah pendidikan bagi ponpes yang memiliki SDM santri dengan berbagai latar belakang keahlian.

"Kami memiliki 170 santri yang bisa diberdayakan. Untuk lahan garapan bisa diimplementasikan di wilayah Cikalong yang bekerja sama dengan Ponpes kami," ujar Fauzi.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) KBB Iing Solihin mengatakan, pelibatan Ponpes dalam program ini karena para santrinya bisa dilibatkan dalam memanfaatkan lahan tidur atau tidak produktif yang ada di sekitar Ponpes.

Pihaknya menargetkan dapat memanfaatkan lahan tidur paling sedikit 35 hektare (ha) untuk ditanami kacang Edamame. "Kami berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), kecamatan, dan desa untuk menginventarisasi lahan-lahan tidur. Dipilihnya komoditas kacang Edamame karena permintaan dari buyer cukup tinggi yakni mencapai 4 ton/hari," kata Iing.
(awd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!