Personel Polres Simalungun Diduga Reaktif COVID-19, Asrama Polri Dijaga Provost
Jum'at, 11 September 2020 - 16:17 WIB
Untuk mencegah penyebaran COVID-19 terhadap personel Polres Simalungun yang tinggal di asrama Polri, personel dan keluarganya yang diduga reaktif menjalani isolasi selama 14 hari. (Baca juga: Diduga Korban Pembunuhan, Jasad Petani Ditemukan Gosong di Dalam Gubuk)
Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Simalungun dr. Lidya Saragih yang dikonfirmasi mengaku belum mengetahui adanya personel Polres Simalungun yang dilaporkan ke Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 reaktif COVIS-19 hasil rapid test. (Baca juga: Di-Bully HIPMI Sumut, Bobby Langsung Minta Maaf Kepada Akhyar Nasution)
"Saya belum tahu karena didata tidak dicantumkan pekerjaannya apa. Jadi saya tidak mengetahui apakah ada anggota Polres Simalungun yang termasuk dalam data di Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19," sebut Lidya.
Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Simalungun dr. Lidya Saragih yang dikonfirmasi mengaku belum mengetahui adanya personel Polres Simalungun yang dilaporkan ke Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 reaktif COVIS-19 hasil rapid test. (Baca juga: Di-Bully HIPMI Sumut, Bobby Langsung Minta Maaf Kepada Akhyar Nasution)
"Saya belum tahu karena didata tidak dicantumkan pekerjaannya apa. Jadi saya tidak mengetahui apakah ada anggota Polres Simalungun yang termasuk dalam data di Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19," sebut Lidya.
(boy)
Lihat Juga :