Ngotot Mandi di Sungai Berarus Deras, Pemuda Blitar Tewas
Kamis, 10 September 2020 - 19:18 WIB
Teguran tersebut tidak digubris. Meski rekannya memilih berhenti, Dwi Santoso tetap nekat kembali menceburkan diri ke sungai. Tidak berlangsung lama, korban melambai lambaikan tangan sembari berteriak minta tolong. Melihat itu rekannya langsung mencebur ke air berusaha menolong.
Keduanya sempat berpegangan tangan. "Namun karena arus sungai terlalu deras, pegangan itu terlepas," terang Imam Subechi. Dwi Santoso hilang terseret arus sungai. Karena minimnya penerangan, pencarian oleh petugas gabungan pada Rabu (9/9) tidak membuahkan hasil.(Baca juga : Positif COVID-19 Tembus 430 Kasus, Pemkab Blitar Tetap Buka Wisata )
Pada pencarian lanjutan Kamis (10/9), Dwi Santoso ditemukan dalam keadaan tewas tidak jauh dari lokasi dirinya tenggelam. "Korban ditemukan tidak jauh dari titik kejadian musibah," tambah Dantim SAR Trenggalek Imam Nawawi.
Keduanya sempat berpegangan tangan. "Namun karena arus sungai terlalu deras, pegangan itu terlepas," terang Imam Subechi. Dwi Santoso hilang terseret arus sungai. Karena minimnya penerangan, pencarian oleh petugas gabungan pada Rabu (9/9) tidak membuahkan hasil.(Baca juga : Positif COVID-19 Tembus 430 Kasus, Pemkab Blitar Tetap Buka Wisata )
Pada pencarian lanjutan Kamis (10/9), Dwi Santoso ditemukan dalam keadaan tewas tidak jauh dari lokasi dirinya tenggelam. "Korban ditemukan tidak jauh dari titik kejadian musibah," tambah Dantim SAR Trenggalek Imam Nawawi.
(nun)
Lihat Juga :