Kehadiran Pertashop di Gowa Diharap Penuhi Kebutuhan BBM di Pedesaan

Rabu, 09 September 2020 - 21:15 WIB
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Kementerian Dalam Negeri untuk menindaklanjuti kerja sama antara pemerintah pusat dalam hal ini Kemendagri dengan PT Pertamina (Persero) tentang dukungan pemerintah dan masyarakat desa dalam peningkatan dan pengembangan program pertashop di desa.

Pertashop merupakan salah satu bentuk sinergi BUMN dan kewajiban memenuhi tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sebagai lembaga penyalur Pertamina dengan skala kecil untuk melayani kebutuhan BBM, LPG dan juga pelumas yang tidak atau belum terlayani oleh lembaga penyalur pertamina lain, yang akan menjadi peluang usaha bagi mitra Pertamina di perdesaan.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian mengatakan, kehadiran pertashop akan turut mengembangkan UMKM di perdesaan, dengan mendorong tumbuhnya inovasi desa melalui kemitraan dan ikut berperan dalam meningkatkan kapasitas pemerintahan desa.

Baca juga: Pertashop Pertama di Sulsel Hadir di Desa Datara Jeneponto

"Program pertashop ini wujud pembinaan umum Kemendagri terhadap pemerintah daerah dan desa untuk menumbuhkembangkan percepatan peningkatan kapasitas serta tata kelola pemerintahan dan pembangunan desa yang nantinya dapat menumbuhkan simpul-simpul jaringan pemberdayaan untuk memperkuat ekonomi lokal," ujar Tito.

Dikatakan Tito, Pertashop ini bertujuan untuk melayani kebutuhan BBM seluruh wilayah Indonesia sampai ke pedesaan dengan skema kerja sama antara pemerintah, pertamina dan mitra desa. Sehingga kehadiran pertashop tersebut menjadi alternatif pemerintah dan pertamina untuk memperluas penyaluran BBM dan LPG dengan berbagai pihak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!