Mahasiswa UMM Ubah Limbah Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi Bernilai Ekonomi Tinggi

Sabtu, 21 Juni 2025 - 10:57 WIB
Jo menjelaskan, proses pengelolaan limbah jelantah menjadi lilin aromaterapi tergolong sederhana. Guna menjernihkan minnyak jelantahnya, ia dan timnya menggunakan arang kayu atau arang aktif.

"Jika bau masih membandel, minyak dapat dihangatkan, digoreng dengan bawang bombai, kemudian ditambahkan empat sendok bleacher, sambil terus diaduk hingga tidak menggumpal," jekas mahasiswa dari Program Studi (Prodi) Hubungan Internasional ini.

Pada prosesnya memang terdapat tantangan untuk memikirkan bagaimana supaya lilin ini bisa mengeras. Ia dan timnya lantas memikirkan takaran ukuran steric acid-nya atau bahan pengeras lilinnya.

"Tantangan membuat lilin saat pertama kali itu harus memikirkan rumus yang tepat seperti berapa gram steric acid-nya (bahan pengeras lilin) dan essential oil. Lalu terkait minyak jelantah yang kadang susah menghilangkan baunya," kata dia.

Lilin aromaterapi dari minyak jelantah ini disebutnya bukan sekadar penerangan biasa. Produk ini menawarkan aroma yang khas dan memikat karena diberi essential oil atau fragrance oil. Sehingga, selain memberikan penerangan, juga menciptakan suasana yang menenangkan. Selain itu, lilin aromaterapi ini juga bisa diberi hiasan dan aneka ragam wadah, yang menjadi keunggulan produk ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!