Kisah Sunan Kalijaga Taklukkan Perampok Sadis hingga Jalani Pertapaan 44 Tahun
Sabtu, 14 Juni 2025 - 08:52 WIB
Mendengar perkataan itu, Cakrajaya tertegun. Diam-diam dia mengagumi Sunan Kalijaga karena dapat mengetahui maksud hatinya datang ke tempat itu. Meskipun sebelumnya dia tidak pernah kenal dan bertemu.
Cakrajaya meyakini bahwa orang yang berada di depannya adalah orang hebat. Hal ini membuat dia memutuskan berguru kepada Sunan Kalijaga. Sunan Kalijaga pun memberikan satu syarat kepada Cakrajaya yang diminta pergi ke hutan untuk bertapa merenungi dosa-dosanya.
Cakrajaya pun pamit ke Sunan Kalijaga pergi ke hutan untuk bertapa. Konon, Cakrajaya bertapa selama 44 tahun. Setelah itu Sunan Kalijaga mengunjunginya, namun dia kesulitan menemui Cakrajaya karena hutan sudah sangat lebat.
Karenanya, Sunan Kalijaga berinisiatif membakar hutan itu. Setelah api padam, dia dapat melihat Cakrajaya masih dalam posisi duduk bersila dengan pakaian terbakar, namun tubuhnya tidak terbakar sama sekali. Sunan Kalijaga membangunkan Cakrajaya dan mengajarkan ilmu agama kepadanya.
Dia meminta Cakrajaya membangun sebuah desa di atas tanah bekas tempat dia bertapa dan terbakar. Sunan Kalijaga pun mengganti nama Cakrajaya menjadi Kiai Geseng, geseng yang artinya terbakar. Kelak nama desa itu dikenal dengan nama Desa Geseng, sebuah desa kuno yang ada di Tuban, Jawa Timur.
Cakrajaya meyakini bahwa orang yang berada di depannya adalah orang hebat. Hal ini membuat dia memutuskan berguru kepada Sunan Kalijaga. Sunan Kalijaga pun memberikan satu syarat kepada Cakrajaya yang diminta pergi ke hutan untuk bertapa merenungi dosa-dosanya.
Cakrajaya pun pamit ke Sunan Kalijaga pergi ke hutan untuk bertapa. Konon, Cakrajaya bertapa selama 44 tahun. Setelah itu Sunan Kalijaga mengunjunginya, namun dia kesulitan menemui Cakrajaya karena hutan sudah sangat lebat.
Karenanya, Sunan Kalijaga berinisiatif membakar hutan itu. Setelah api padam, dia dapat melihat Cakrajaya masih dalam posisi duduk bersila dengan pakaian terbakar, namun tubuhnya tidak terbakar sama sekali. Sunan Kalijaga membangunkan Cakrajaya dan mengajarkan ilmu agama kepadanya.
Dia meminta Cakrajaya membangun sebuah desa di atas tanah bekas tempat dia bertapa dan terbakar. Sunan Kalijaga pun mengganti nama Cakrajaya menjadi Kiai Geseng, geseng yang artinya terbakar. Kelak nama desa itu dikenal dengan nama Desa Geseng, sebuah desa kuno yang ada di Tuban, Jawa Timur.
(jon)
Lihat Juga :