Tinjau Program BLKK di Pacitan, Ibas Dorong Santri Melek Teknologi

Rabu, 11 Juni 2025 - 18:17 WIB
Dalam pidatonya, Ibas juga menekankan pentingnya memahami sejarah pembangunan bangsa, termasuk dari desa. Ia mencontohkan sosok Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang berasal dari Pacitan, namun mampu menjadi pemimpin nasional. Hal ini, menurutnya, menjadi semangat bahwa siapa pun bisa meraih mimpi besar meskipun berasal dari daerah kecil.

“Pak SBY tahu? Presiden SBY yang berasal dari mana? Dulu beliau SD di sini. Dengan keterbatasan, beliau bisa bertransformasi menjadi pemimpin bangsa. Kalau sekarang fasilitasnya semakin ditingkatkan, kita bersyukur, kita boleh bermimpi suatu ketika akan ada pemimpin-pemimpin bangsa lagi dari Pacitan. Setuju?” kata lulusan S3 dari Universitas IPB ini.

Dalam kesempatan tersebut, Ibas menyampaikan komitmennya mengawal program-program prioritas pemerintah, salah satunya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah digencarkan di sekolah-sekolah. Ia menuturkan, melalui program MBG yang telah menjangkau ribuan siswa di Pacitan, generasi muda dapat tumbuh sehat, bergizi dan cerdas berkarakter.

“Kita berharap program makan bergizi gratis ini semakin meluas. Untuk apa? Supaya kualitas anak-anak kita semakin baik – makannya, gizinya, tumbuh kembangnya. Dan kalau sudah baik, berarti kita lebih mudah mempercepat kemampuan kualitas sumber daya manusia,” jelasnya.

Tak hanya fokus pada pendidikan, Ibas juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis yang kini makin diperluas. Ia menilai, kesehatan adalah fondasi penting bagi masyarakat yang ingin terus produktif, sehat, dan sejahtera.

“Tujuannya supaya kita sebagai manusia dan pribadi-pribadi menjadi masyarakat yang tetap sehat, bugar, dan panjang usia. Kalau sehat, pikiran kita tetap sehat, hati kita tetap baik, InsyaAllah banyak yang bisa kita lakukan,” tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!