Pencarian Korban Longsor Gunung Kuda, 9 Retakan Baru Ancam Pergerakan Tim SAR
Rabu, 04 Juni 2025 - 14:50 WIB
"Retakan terpanjang mencapai 100 meter dan membentang dari area miring di belakang hingga ke pojok kanan bawah. Ini menjadi peringatan penting bagi semua tim yang bekerja di lapangan," ujarnya, Rabu (4/6/2025)
Mamang menegaskan, tim SAR bekerja sesuai prosedur dan terus memantau pergerakan tanah setiap 10 hingga 15 menit. Informasi itu langsung diteruskan ke tim yang bertugas di zona rawan longsor seperti worksheet A dan B.
“Kalau dua patahan bertemu di titik yang lemah, bisa saja longsor susulan terjadi sewaktu-waktu. Jadi, kami harus sangat waspada,” tambahnya.
Baca juga: Haji Karim dan Manajernya Ditahan Polda Jabar terkait Longsor Gunung Kuda
Sementara itu, Komandan Kodim 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Inf M Yusron, mengakui bahwa hingga hari keenam pencarian, hasilnya masih nihil. Namun, semangat para relawan dan petugas tetap tinggi.
"Pencarian hari ini masih belum membuahkan hasil. Tapi kami tetap lanjutkan dengan mengutamakan keselamatan seluruh tim," kata Yusron usai penarikan alat berat dari lokasi.
Yusron menambahkan, ancaman longsor susulan menjadi tantangan terbesar dalam proses evakuasi. Oleh karena itu, keterlibatan tim dari ESDM dan inspektur tambang sangat penting untuk meminimalkan risiko.
Mamang menegaskan, tim SAR bekerja sesuai prosedur dan terus memantau pergerakan tanah setiap 10 hingga 15 menit. Informasi itu langsung diteruskan ke tim yang bertugas di zona rawan longsor seperti worksheet A dan B.
“Kalau dua patahan bertemu di titik yang lemah, bisa saja longsor susulan terjadi sewaktu-waktu. Jadi, kami harus sangat waspada,” tambahnya.
Baca juga: Haji Karim dan Manajernya Ditahan Polda Jabar terkait Longsor Gunung Kuda
Sementara itu, Komandan Kodim 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Inf M Yusron, mengakui bahwa hingga hari keenam pencarian, hasilnya masih nihil. Namun, semangat para relawan dan petugas tetap tinggi.
"Pencarian hari ini masih belum membuahkan hasil. Tapi kami tetap lanjutkan dengan mengutamakan keselamatan seluruh tim," kata Yusron usai penarikan alat berat dari lokasi.
Yusron menambahkan, ancaman longsor susulan menjadi tantangan terbesar dalam proses evakuasi. Oleh karena itu, keterlibatan tim dari ESDM dan inspektur tambang sangat penting untuk meminimalkan risiko.
Lihat Juga :