Kasus Ayam Goreng Widuran Solo, Prof Henry: Tindak Tegas dan Pidanakan Pemilik Toko
Rabu, 28 Mei 2025 - 21:00 WIB
Prof Henry Indraguna menyatakan kasus Ayam Goreng Widuran Solo menjadi menarik karena menyangkut kejujuran dan kepercayaan konsumen atau masyarakat yang dikhianati oleh produsen atau pemilik dan pengelola rumah makan. Foto: Ist
SOLO - Kota Solo masih ramai dengan menyeruaknya kabar penutupan sementara Rumah Makan (RM) Ayam Goreng Widuran setelah pemiliknya mengakui penggunaan minyak babi untuk kremesan ayam.
Kejadian RM Ayam Goreng Widuran ini menjadi menarik, karena menyangkut kejujuran dan kepercayaan konsumen atau masyarakat yang dikhianati oleh produsen atau pemilik dan pengelola rumah makan.
Baca juga: Ayam Widuran Solo Tidak Halal, Sahroni Soroti Ketidakjujuran Pemilik Usaha
Tokoh masyarakat Solo Raya Prof Henry Indraguna turut menyampaikan keprihatinan dan kekecewaannya bahwa kepercayaan konsumen yang dibangun puluhan tahun justru dirusak oleh pemilik rumah makan sendiri.
“Bayangkan, selama puluhan tahun, berapa jumlah penikmat ayam goreng itu. Mereka sama sekali tidak tahu, ternyata ayam goreng kampung yang lezat disantap konsumen bercampur minyak babi di kremesannya. Ini bukan cuma soal halal atau tidak," ujar Pakar Hukum Unissula Semarang ini, Rabu (28/5/2025).
Kejadian RM Ayam Goreng Widuran ini menjadi menarik, karena menyangkut kejujuran dan kepercayaan konsumen atau masyarakat yang dikhianati oleh produsen atau pemilik dan pengelola rumah makan.
Baca juga: Ayam Widuran Solo Tidak Halal, Sahroni Soroti Ketidakjujuran Pemilik Usaha
Tokoh masyarakat Solo Raya Prof Henry Indraguna turut menyampaikan keprihatinan dan kekecewaannya bahwa kepercayaan konsumen yang dibangun puluhan tahun justru dirusak oleh pemilik rumah makan sendiri.
“Bayangkan, selama puluhan tahun, berapa jumlah penikmat ayam goreng itu. Mereka sama sekali tidak tahu, ternyata ayam goreng kampung yang lezat disantap konsumen bercampur minyak babi di kremesannya. Ini bukan cuma soal halal atau tidak," ujar Pakar Hukum Unissula Semarang ini, Rabu (28/5/2025).
Lihat Juga :