Syahwat Penguasa Tumapel Melihat Kecantikan Ken Dedes hingga Paksa Menikahinya
Jum'at, 16 Mei 2025 - 06:27 WIB
Dia sama sekali tak mempunyai rasa cinta dan kesetiaan terhadap Tunggul Ametung. Pernikahan dilakukan Ken Dedes secara terpaksa. Di matanya sebenarnya tidak memenuhi unsur-unsur persyaratan pernikahan yang sah.
Dikisahkan, pernikahan itu dilakukan tanpa adanya saksi, bahkan pernikahan itu dilakukan tanpa menyebut namanya dan nama ayahnya, Mpu Purwa. Mantra-mantra yang diucapkan dalam bahasa Sansekerta dalam pandangan Ken Dedes banyak yang salah. Upacara pernikahan ini dinilai tidak sah dan penuh kecacatan.
Saat pernikahan keduanya yakni pendeta Balakangka yang memimpin prosesinya. Seluruh pendeta dari berbagai desa di seluruh Tumapel didatangkan. Jumlah mereka sekitar 40 orang.
Di setiap gerakan upacara pernikahan itu yang dilakukan Ken Dedes adalah keterpaksaan. Misalkan saat prosesi membasuh kaki sang suami, Ken Dedes tidak bersedia.
Di dalam pikirannya berkata bahwa bagaimana bisa dirinya yang seorang brahmani justru disuruh membasuh kaki seorang sudra yang diangkat sebagai ksatria.
Karena tak mau membasuh kaki Tunggul Ametung inilah pendeta Balakangka langsung memegang tangan lembut Ken Dedes dan memaksanya membasuh kaki sang suami.
Dikisahkan, pernikahan itu dilakukan tanpa adanya saksi, bahkan pernikahan itu dilakukan tanpa menyebut namanya dan nama ayahnya, Mpu Purwa. Mantra-mantra yang diucapkan dalam bahasa Sansekerta dalam pandangan Ken Dedes banyak yang salah. Upacara pernikahan ini dinilai tidak sah dan penuh kecacatan.
Saat pernikahan keduanya yakni pendeta Balakangka yang memimpin prosesinya. Seluruh pendeta dari berbagai desa di seluruh Tumapel didatangkan. Jumlah mereka sekitar 40 orang.
Di setiap gerakan upacara pernikahan itu yang dilakukan Ken Dedes adalah keterpaksaan. Misalkan saat prosesi membasuh kaki sang suami, Ken Dedes tidak bersedia.
Di dalam pikirannya berkata bahwa bagaimana bisa dirinya yang seorang brahmani justru disuruh membasuh kaki seorang sudra yang diangkat sebagai ksatria.
Karena tak mau membasuh kaki Tunggul Ametung inilah pendeta Balakangka langsung memegang tangan lembut Ken Dedes dan memaksanya membasuh kaki sang suami.
Lihat Juga :