LBH Semarang Ungkap Brutalitas Aparat Polisi terhadap Massa Aksi Peringatan Hari Buruh
Kamis, 01 Mei 2025 - 23:43 WIB
Beberapa massa aksi mendapatkan kekerasan. Foto/Instagram KAMMI Semarang
SEMARANG - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Semarang mengungkapkan brutalitas aparat polisi terhadap massa aksi Hari Buruh Internasional atau May Day di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (1/5/2025). LBH Semarang membeberkan sekitar pukul 17.30 WIB dari arah polisi menembakkan gas air mata dan water cannon ke massa aksi dari berbagai perwakilan buruh dan mahasiswa.
Sehingga massa aksi dari beberapa perwakilan buruh juga mengalami sesak napas. "Brutalitas dan represifitas yang dilakukan aparat kepolisian dengan menembakkan gas air mata, water cannon, hingga melakukan pemukulan terhadap massa aksi dengan melakukan pengejaran hingga di dalam Kampus Universitas Diponegoro (Undip) Pleburan," kata Tim Hukum dari LBH Semarang M Safali.
Saat ini, pihaknya mendata dari mahasiswa, lembaga pers mahasiswa (LPM) yang dipukul, ditangkap, dan dibawa ke Polrestabes Semarang berjumlah 18 orang. Dia mengatakan banyak mahasiswa yang dilarikan ke rumah sakit.
Baca juga: Aksi May Day di Semarang Diwarnai Kericuhan, Sejumlah Orang Terluka
Sehingga massa aksi dari beberapa perwakilan buruh juga mengalami sesak napas. "Brutalitas dan represifitas yang dilakukan aparat kepolisian dengan menembakkan gas air mata, water cannon, hingga melakukan pemukulan terhadap massa aksi dengan melakukan pengejaran hingga di dalam Kampus Universitas Diponegoro (Undip) Pleburan," kata Tim Hukum dari LBH Semarang M Safali.
Saat ini, pihaknya mendata dari mahasiswa, lembaga pers mahasiswa (LPM) yang dipukul, ditangkap, dan dibawa ke Polrestabes Semarang berjumlah 18 orang. Dia mengatakan banyak mahasiswa yang dilarikan ke rumah sakit.
Baca juga: Aksi May Day di Semarang Diwarnai Kericuhan, Sejumlah Orang Terluka
Lihat Juga :