Diduga Dicatut Spanduk Provokatif, Muhammadiyah Lapor Polisi

Minggu, 06 September 2020 - 19:15 WIB
Muhammadiyah laporkan dugaan pencatutan nama di spanduk provokatif di Depok. Foto: R Ratna Purnama/SINDOnews
DEPOK -
Spanduk provokatif yang mencatut nama besar Muhammadiyah ditemukan di Depok. Spanduk yang berisi nada provokatif seputar pelaksanaan Pilkada Depok itu bertuliskan “Kami Warga Muhammadiyah Tidak Rela Kota Depok Dipimpin PKI Perjuangan” diJalan Raya Keadilan, Jalan Raya Parung Bingung, Jalan Raya Abdul Wahab dan Sawangan.

Merespons spanduk itu, Muhammadiyah Depok melaporkan hal demikian ke Polres Depok. Wakil Ketua Muhammadiyah Depok, Ahmad Dahlan mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat. Spanduk itu diketahui tersebar di empat lokasi. Pihaknya menegaskan bahwa itu bukanlah dari Muhammadiyah.



“Sedangkan kami dari pimpinan Muhammadiyah, dari daerah, cabang ranting tidak pernah membuat spanduk itu,” kata Ahmad di Depok, Minggu (6/9/2020). (Baca juga: 6 Spanduk Tolak PKI dan Komunisme Terpasang di Kantor DPRD Jabar)

Kuat dugaan, sambung Ahmad, spanduk itu dibuat oleh provokator yang ingin membuat kisruh suasana di Kota Depok. Dia menuturkan, jika Muhammadiyah membuat spanduk maka akan mengatasnamakan Pimpinan Cabang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!