Kementan Salurkan 76. 000 Kartu Tani untuk Bantu Petani di Gowa
Minggu, 06 September 2020 - 17:59 WIB
Sugeng menyebutkan, perhektarnya Petani yang mendapat Kartu Tani hanya dapat memperoleh 200 kilogram pupuk atau empat karung bagi petani padi. Sementara untuk petani jagung mendapatkan 300 kilogram pupuk perhektarnya.
Selain itu, keberadaan Kartu Tani ini kata Sugeng juga membantu para petani di Kabupaten Gowa untuk mendapatkan pupuk bersubsidi dari pemerintah, yang tentunya dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan non subsidi yaitu hanya Rp90 ribu per 50 kilogram atau perkarung.
Sementara jika menggunakan non-subsidi maka harga pupuk mencapai Rp280 ribu per 50 kilogram. Jadi dengan Kartu Tani ini Pemerintah memberikan subsidi pupuk sebesar Rp190 ribu kepada petani kurang mampu.
Bupati Adnan menyambut baik adanya Kartu Tani yang akan didistribusikan ke Petani Kabupaten Gowa akan sangat membantu para petani di Kabupaten Gowa , khususnya di masa Pandemi COVID-19 ini.
Apalagi menurut orang nomor satu di Gowa ini salah satu sektor yang pertumbuhannya positif di masa pandemi COVID-19 ini adalah sektor pertanian. Hal ini karena kebutuhan masyarakat terhadap pangan masih cukup tinggi. Olehnya itu Adnan berharap Kartu Tani segera terdistribusikan ke masyarakat.
Selain itu, keberadaan Kartu Tani ini kata Sugeng juga membantu para petani di Kabupaten Gowa untuk mendapatkan pupuk bersubsidi dari pemerintah, yang tentunya dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan non subsidi yaitu hanya Rp90 ribu per 50 kilogram atau perkarung.
Sementara jika menggunakan non-subsidi maka harga pupuk mencapai Rp280 ribu per 50 kilogram. Jadi dengan Kartu Tani ini Pemerintah memberikan subsidi pupuk sebesar Rp190 ribu kepada petani kurang mampu.
Bupati Adnan menyambut baik adanya Kartu Tani yang akan didistribusikan ke Petani Kabupaten Gowa akan sangat membantu para petani di Kabupaten Gowa , khususnya di masa Pandemi COVID-19 ini.
Apalagi menurut orang nomor satu di Gowa ini salah satu sektor yang pertumbuhannya positif di masa pandemi COVID-19 ini adalah sektor pertanian. Hal ini karena kebutuhan masyarakat terhadap pangan masih cukup tinggi. Olehnya itu Adnan berharap Kartu Tani segera terdistribusikan ke masyarakat.
Lihat Juga :