UBSI Pontianak Kenalkan Docker untuk Pengembangan Mobile Application
Sabtu, 05 September 2020 - 13:42 WIB
Kebutuhan akan sebuah sistem informasi yang mempermudah dan membantu kegiatan manusia semakin meningkat, seiring dengan perkembangan teknologi saat ini. (Foto/Ist)
PONTIANAK - Kebutuhan akan sebuah sistem informasi yang mempermudah dan membantu kegiatan manusia semakin meningkat, seiring dengan perkembangan teknologi saat ini.
Teknologi sistem informasi yang dulunya hanya bisa diakses menggunakan laptop atau notebook, kini bisa diakses dalam genggaman tangan dengan memanfaatkan smartphone. Sehingga kebutuhan akan mobile application semakin meluas.
Atas dasar itu, Kampus Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Pontianak, menggelar workshop daring, bertajuk ‘Pemanfaatan Docker Sebagai Arsitektur Aplikasi Berbasis Microservice’. Ade Hendini, dosen Kampus UBSI Pontianak dihadirkan sebagai narasumber.
Ade menjelaskan, mobile application adalah proses pengembangan aplikasi untuk perangkat genggam (ponsel). Aplikasi ini sudah tersedia dari pabrikannya. Namun, bisa juga di download oleh pelanggan dari toko aplikasi dan dari distribusi perangkat lunak mobile platform yang lain. (BACA JUGA: 30 Calon Taruna Akmil Magelang Dilaporkan Positif COVID-19)
Lanjutnya, untuk membangun mobile application, ada teknologi yang memberikan solusi untuk membangun sebuah aplikasi yang efesien dan efektif dalam proses pengembangannya, yakni 'Microservice'.
"Microservice berfokus mengerjakan satu pekerjaan dengan baik. Sifatnya yang independent membuatnya mudah di deploy dan diubah tanpa bergantung pada aplikasi lain. Serta setiap komponen pada sistem dibuat dalam service," ujar Pria yang berkompeten dalam bidang web programming ini, Jumat (04/09).
Teknologi sistem informasi yang dulunya hanya bisa diakses menggunakan laptop atau notebook, kini bisa diakses dalam genggaman tangan dengan memanfaatkan smartphone. Sehingga kebutuhan akan mobile application semakin meluas.
Atas dasar itu, Kampus Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Pontianak, menggelar workshop daring, bertajuk ‘Pemanfaatan Docker Sebagai Arsitektur Aplikasi Berbasis Microservice’. Ade Hendini, dosen Kampus UBSI Pontianak dihadirkan sebagai narasumber.
Ade menjelaskan, mobile application adalah proses pengembangan aplikasi untuk perangkat genggam (ponsel). Aplikasi ini sudah tersedia dari pabrikannya. Namun, bisa juga di download oleh pelanggan dari toko aplikasi dan dari distribusi perangkat lunak mobile platform yang lain. (BACA JUGA: 30 Calon Taruna Akmil Magelang Dilaporkan Positif COVID-19)
Lanjutnya, untuk membangun mobile application, ada teknologi yang memberikan solusi untuk membangun sebuah aplikasi yang efesien dan efektif dalam proses pengembangannya, yakni 'Microservice'.
"Microservice berfokus mengerjakan satu pekerjaan dengan baik. Sifatnya yang independent membuatnya mudah di deploy dan diubah tanpa bergantung pada aplikasi lain. Serta setiap komponen pada sistem dibuat dalam service," ujar Pria yang berkompeten dalam bidang web programming ini, Jumat (04/09).
Lihat Juga :