Kisah Brimob Selamatkan Jenderal M Jusuf dari Berondong Peluru Kelompok Kahar Muzakkar

Sabtu, 12 April 2025 - 01:00 WIB
Dua operasi besar diluncurkan secara berurutan untuk meredam pemberontakan, yaitu Operasi Tumpas dan Operasi Kilat. Misi ini dijalankan secara militer penuh karena jalur diplomasi dianggap gagal setelah perundingan dengan Kahar Muzakkar mengalami kebuntuan.

Peristiwa kritis terjadi pada 1957 saat perundingan terakhir berlangsung. Dalam pertemuan tersebut, bukannya mencapai kata sepakat, situasi justru berubah menjadi pertempuran yang hampir merenggut nyawa Brigjen M. Jusuf. Hal ini menandai akhir dari segala upaya damai yang pernah diusahakan sebelumnya.

Sikap Kahar Muzakkar yang disebut tidak menunjukkan niat baik, menjadi alasan utama mengapa pendekatan militer kemudian dipilih. Alih-alih bernegosiasi, pihak pemberontak justru menyiapkan penyergapan terhadap delegasi pemerintah.

Baca juga: Buru Gerombolan Kahar Muzakkar, Jenderal Kopassus Ini Termangu Tembak Musuh di Misi Pertama

Dalam insiden yang menegangkan itu, Brigjen M. Jusuf dan stafnya sempat terjebak dalam lokasi yang dikepung oleh pasukan Qahhar. Beruntung, pasukan Brimob yang menyertainya mampu bertindak cepat dan menyelamatkan Pangdam dengan memasukkannya ke dalam kendaraan lapis baja.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!