Puncak Arus Balik, One Way Diberlakukan di Jalur Arteri Garut
Sabtu, 05 April 2025 - 16:42 WIB
Arus lalu lintas di jalur arteri Garut, Jawa Barat diberlakukan sistem one way sepanjang 5 kilometer, Sabtu (5/4/2025) sore. FOTO/Il SOLIHIN
GARUT - Arus lalu lintas di jalur arteri Garut , Jawa Barat, Sabtu (5/4/2025) sore, diberlakukan sistem one way sepanjang 5 kilometer. Rekayasa lalu lintas ini dimulai dari Simpang Empat Anwar Musadad atau Simpang Gobing hingga Tutugan Leles untuk mengurai kepadatan kendaraan.
Tim Urai Satuan Lalu Lintas Polres Garut terus melakukan himbauan kepada pengendara saat sistem one way diterapkan. Hal ini dilakukan mengingat volume kendaraan dari arah Tasikmalaya menuju Bandung yang melewati jalur arteri Kadungora semakin meningkat, terutama di Simpang Empat Gobing yang kembali mengalami kepadatan.
Meningkatnya jumlah kendaraan bertepatan dengan puncak arus balik Lebaran, sehingga kepadatan tak dapat dihindari, khususnya di Simpang Empat Gobing. Untuk mengatasi situasi ini, petugas telah memberlakukan one way sebanyak dua kali.
Namun, penerapan one way di jalur ini menghadapi tantangan tersendiri. Salah satu kendala terjadi di kawasan Warung Peteuy menuju Tutugan Leles, di mana kondisi jalan yang berkelok mengharuskan pengendara lebih berhati-hati karena rawan kecelakaan.
Tim Urai Satuan Lalu Lintas Polres Garut terus melakukan himbauan kepada pengendara saat sistem one way diterapkan. Hal ini dilakukan mengingat volume kendaraan dari arah Tasikmalaya menuju Bandung yang melewati jalur arteri Kadungora semakin meningkat, terutama di Simpang Empat Gobing yang kembali mengalami kepadatan.
Meningkatnya jumlah kendaraan bertepatan dengan puncak arus balik Lebaran, sehingga kepadatan tak dapat dihindari, khususnya di Simpang Empat Gobing. Untuk mengatasi situasi ini, petugas telah memberlakukan one way sebanyak dua kali.
Namun, penerapan one way di jalur ini menghadapi tantangan tersendiri. Salah satu kendala terjadi di kawasan Warung Peteuy menuju Tutugan Leles, di mana kondisi jalan yang berkelok mengharuskan pengendara lebih berhati-hati karena rawan kecelakaan.
Lihat Juga :