Perbedaan Pendapat Pejabat Belanda di Tengah Upaya Penaklukan Kerajaan Bone
Senin, 03 Maret 2025 - 06:24 WIB
Sementara menunggu pasukan yang didatangkan dari Maluku dan Madura, Van Geen telah mengumpulkan 46 opsir dan 53 serdadu biasa di Makassar. Dalam persiapan ekspedisi ini ternyata Van Geen mengalami kesulitan karena di samping perlengkapan yang sangat terbatas, juga kesehatan dari sejumlah pasukannya sangat buruk.
Kesulitan lainnya adalah adanya perbedaan pendapat antara Van Geen dengan penjabat Belanda lainnya, yaitu dengan Van Schelle dan Tobias, yang masing-masing menjadi komisaris-komisaris Belanda di Makassar. Perbedaan pendapat di antara ketiga pejabat pemerintah Belanda tersebut berpangkal pada pelaksanaan pengiriman ekspedisi.
Di satu pihak kedua komisaris Belanda di Makassar itu menghendaki agar pengiriman ekspedisi ke Tanete dan Suppa lebih didahulukan. Di lain pihak van Geen melakukan pengiriman itu justru ke Bone terlebih dahulu, karena di antara ketiga kerajaan yang menentang Belanda itu, kerajaan Bone adalah jalan yang terbesar dan terkuat. Menurutnya, penaklukan kerajaan Bone akan lebih mempermudah menaklukkan kerajaan-kerajaan Suppa dan Tanete.
Kesulitan lainnya adalah adanya perbedaan pendapat antara Van Geen dengan penjabat Belanda lainnya, yaitu dengan Van Schelle dan Tobias, yang masing-masing menjadi komisaris-komisaris Belanda di Makassar. Perbedaan pendapat di antara ketiga pejabat pemerintah Belanda tersebut berpangkal pada pelaksanaan pengiriman ekspedisi.
Di satu pihak kedua komisaris Belanda di Makassar itu menghendaki agar pengiriman ekspedisi ke Tanete dan Suppa lebih didahulukan. Di lain pihak van Geen melakukan pengiriman itu justru ke Bone terlebih dahulu, karena di antara ketiga kerajaan yang menentang Belanda itu, kerajaan Bone adalah jalan yang terbesar dan terkuat. Menurutnya, penaklukan kerajaan Bone akan lebih mempermudah menaklukkan kerajaan-kerajaan Suppa dan Tanete.
(cip)
Lihat Juga :