Banyuwangi Kini Punya Pusat Penelitian dan Pengembangan Kakao Berkelanjutan
Selasa, 18 Februari 2025 - 18:52 WIB
Banyuwangi kini memiliki pusat penelitian, pelatihan, dan pengembangan teknologi budidaya kakao untuk meningkatkan produksi berkelanjutan di Kebun Kendenglembu. Foto/Ist
BANYUWANGI - Data Badan Pusat Statistik (BPS) dan International Cocoa Organization (ICCO) menunjukkan bahwa produksi biji kakao Indonesia terus mengalami penurunan sejak tahun 2010.
Penurunan produksi kakao nasional ini disebabkan beberapa faktor, seperti produktivitas yang rendah karena penggunaan bibit yang tidak berkualitas, serangan hama, perubahan iklim global, hingga alih fungsi lahan.
Baca juga: Bukan Bitcoin, Komoditas Ini Cetak Pertumbuhan Tertinggi di 2024
Menanggapi tantangan tersebut, Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (Puslitkoka) bekerja sama dengan PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) meluncurkan Center of Excellence Kakao Indonesia di Kebun Kendenglembu, Banyuwangi, Jawa Timur.
Center of Excellence Kakao Indonesia di Kebun Kendenglembu, Banyuwangi, ini akan berfungsi sebagai pusat penelitian, pelatihan, dan pengembangan teknologi budidaya yang produktif dan berkelanjutan.
Penurunan produksi kakao nasional ini disebabkan beberapa faktor, seperti produktivitas yang rendah karena penggunaan bibit yang tidak berkualitas, serangan hama, perubahan iklim global, hingga alih fungsi lahan.
Baca juga: Bukan Bitcoin, Komoditas Ini Cetak Pertumbuhan Tertinggi di 2024
Menanggapi tantangan tersebut, Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (Puslitkoka) bekerja sama dengan PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) meluncurkan Center of Excellence Kakao Indonesia di Kebun Kendenglembu, Banyuwangi, Jawa Timur.
Center of Excellence Kakao Indonesia di Kebun Kendenglembu, Banyuwangi, ini akan berfungsi sebagai pusat penelitian, pelatihan, dan pengembangan teknologi budidaya yang produktif dan berkelanjutan.
Lihat Juga :