Kisah Pasukan Diponegoro Rampas 30 Ribu Gulden dan Gagalkan Bantuan Belanda ke Yogyakarta

Selasa, 18 Februari 2025 - 07:47 WIB
Kemudian, massa menyerbu Kota Magelang yang hanya dijaga 50 tentara. Sekretaris Residen Bupati Danuningrat panik luar biasa.

Rumah-rumah para pejabat dibakar. Probolinggo rupanya telah dipersiapkan sebagai pangkalan perlawanan oleh pengikut Diponegoro.

Di Menoreh, rumah-rumah pejabat Belanda menjadi sasaran pengrusakan dan pembakaran. Bupati Wedana wilayah sebelah Barat Gunung Sumbing, Ronggo Surodilogo, setelah menerima surat dari Diponegoro dan Mangkubumi memerintahkan semua demang, penatus, peneket, panglawe, dan seluruh masyarakat untuk berperang melawan kafir, dalam hal ini kompeni Belanda dan antek-anteknya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!