Mahasiswa Demo Indonesia Gelap Akhiri Unjuk Rasa di Patung Kuda Jakarta
Senin, 17 Februari 2025 - 21:15 WIB
Baca juga: Demo Serentak Indonesia Gelap, Bermakna Kebijakan Hari Ini Tanpa Ada Terangnya
"MGB katanya, siangnya anaknya dapat makan siang gratis tapi malamnya anaknya gak makan karena orang tuanya di pecat oleh negara," kata orator.
Selain itu, mahasiswa juga mengkritik pemerintah ketika adanya kelangkaan Gas LPG 3 Kg.
"Oke gas oke gas, mana gasnya," tulis poster yang dibawa mahasiswa Universitas Indonesia.
Sekedar informasi, Badan Eksekutif Mahasiswa Indonesia Seluruh Indonesia (BEM SI) mengungkap tema 'Indonesia Gelap' ini karena menganggap seluruh kebijakan pemerintah yang dilaksanakan tanpa adanya transparansi.
“Secara umum 'Indonesia Gelap' kita memaknai bahwa kebijakan-kebijakan hari ini yang selalu dikeluarkan dan dijanjikan gelap tanpa ada terangnya,” ucap Koordinator BEM SI Herianto saat dihubungi.
Tema ini juga sebagai bentuk sindiran kepada pemerintah yang selalu berharap terciptanya Indonesia emas 2045. Kata dia bagaimana mau mewujudkan Indonesia emas 2045 sedangkan beragam kebijakan saja tidak pro terhadap generasi muda.
"Ya jelas ini sindiran keras bagaimana mungkin mau indonesia emas sedangkan kebijakan yang dihadirkan tidak berpihak ke generasi-generasi muda yang menjadi pelopor emasnya," tuturnya.
"MGB katanya, siangnya anaknya dapat makan siang gratis tapi malamnya anaknya gak makan karena orang tuanya di pecat oleh negara," kata orator.
Selain itu, mahasiswa juga mengkritik pemerintah ketika adanya kelangkaan Gas LPG 3 Kg.
"Oke gas oke gas, mana gasnya," tulis poster yang dibawa mahasiswa Universitas Indonesia.
Sekedar informasi, Badan Eksekutif Mahasiswa Indonesia Seluruh Indonesia (BEM SI) mengungkap tema 'Indonesia Gelap' ini karena menganggap seluruh kebijakan pemerintah yang dilaksanakan tanpa adanya transparansi.
“Secara umum 'Indonesia Gelap' kita memaknai bahwa kebijakan-kebijakan hari ini yang selalu dikeluarkan dan dijanjikan gelap tanpa ada terangnya,” ucap Koordinator BEM SI Herianto saat dihubungi.
Tema ini juga sebagai bentuk sindiran kepada pemerintah yang selalu berharap terciptanya Indonesia emas 2045. Kata dia bagaimana mau mewujudkan Indonesia emas 2045 sedangkan beragam kebijakan saja tidak pro terhadap generasi muda.
"Ya jelas ini sindiran keras bagaimana mungkin mau indonesia emas sedangkan kebijakan yang dihadirkan tidak berpihak ke generasi-generasi muda yang menjadi pelopor emasnya," tuturnya.
Lihat Juga :