Kisah di Balik Pencopotan Patih Raganata Digantikan Arema oleh Raja Kertanegara
Jum'at, 14 Februari 2025 - 06:52 WIB
Candi Jago merupakan salah satu candi peninggalan Kerajaan Singasari. Candi ini terletak Desa Jago, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Foto/Kebudayaan Kemdikbud
JAKARTA - Raganata dan Arema menjadi dua dari sekian pejabat di zaman Kerajaan Singasari saat Kertanegara bertakhta. Di masa Kertanegara pula itulah kekuasaan Singasari mulai diperluas hingga ke luar negeri.
Sosok Raganata dikenal sebagai patih yang cakap dan bijaksana. Tapi pada Piagam Panataran nama Raganata tidak terdapat di antara nama pembesar yang menghadap Prabu Kertanegara. Ketiga mahamenterinya adalah Rakryan Mantri Hino, Rakryan Mantri Sirikan, dan Rakryan Mantri Halu, patihnya konon bernama Arema.
Pada Panji Wijayakrama, patih yang menggantikan Raganata bernama Mahisa Anengah, didampingi oleh Apanji Angragani. Demikianlah kiranya Kebo Arema itu sama dengan Mahisa Anengah.
Baca juga: Kisah Pemberontakan Mengerikan di Awal Kertanegara Jadi Raja Singasari
Sosok Raganata dikenal sebagai patih yang cakap dan bijaksana. Tapi pada Piagam Panataran nama Raganata tidak terdapat di antara nama pembesar yang menghadap Prabu Kertanegara. Ketiga mahamenterinya adalah Rakryan Mantri Hino, Rakryan Mantri Sirikan, dan Rakryan Mantri Halu, patihnya konon bernama Arema.
Pada Panji Wijayakrama, patih yang menggantikan Raganata bernama Mahisa Anengah, didampingi oleh Apanji Angragani. Demikianlah kiranya Kebo Arema itu sama dengan Mahisa Anengah.
Baca juga: Kisah Pemberontakan Mengerikan di Awal Kertanegara Jadi Raja Singasari
Lihat Juga :