Konsekuensi Mahal yang Dibayar Kerajaan Majapahit usai Kemenangan Perang Paregreg

Sabtu, 25 Januari 2025 - 06:11 WIB
Fakta lepasnya daerah-daerah jajahan Majapahit menunjukkan bahwa Wikramawardhana tidak memiliki angkatan perang yang tangguh, sebagaimana sewaktu pemerintahan Tribhuwana Tunggadewi dan Hayam Wuruk.

Tak heran bila pada buku "Perang Bubat 1279 Saka : Membongkar Fakta Kerajaan Sunda vs Kerajaan Majapahit", pasukan Majapahit kerap kalah perang ketika menghadapi kerajaan - kerajaan yang dahulunya merupakan daerah bawahan. Di masa pemerintahan Wikramawardhana misalnya, pasukan Majapahit mengalami kegagalan total saat menyerang Melayu.

Baca juga: Pesta Pernikahan Mewah dan Gelar Rajapatni yang Diterima Gayatri dari Raja Majapahit

Bahkan pasukan Majapahit tersebut diporak-porandakan oleh pasukan Melayu di suatu padang yang sekarang dikenal dengan Padang Sibusuk. Kata "Sibusuk" menggambarkan mayat-mayat pasukan Majapahit yang telah membusuk.

Di samping menanggung kerugian atas lepasnya beberapa daerah kekuasaan Majapahit, Wikramawardhana pun berutang ganti rugi pada Dinasti Ming (Penguasa Cina). Sebagaimana disebutkan di atas, pihak Cina mengetahui kalau di Jawa ada dua kerajaan yakni Majapahit Barat dan Majapahit Timur.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!