PDIP Usung Eri Cahyadi-Armuji, PDIP Surabaya Diminta Konsolidasi
Rabu, 02 September 2020 - 15:30 WIB
Jajaran pengurus DPD PDIP Jatim, dan DPC PDIP Kota Surabaya, mengikuti pembacaan rekom 19 kabupaten/kota dan provinsi yang disiarkan secara virtual, Foto/SINDOnews/Lukman Hakim
SURABAYA - PDIP secara resmi memberikan rekom kepada Eri Cahyadi dan Armuji untuk maju dalam Pilkada Surabaya 2020 sebagai Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Pengumuman tahap V tersebut digelar di kantor DPP PDIP , bersama dengan agenda pembacaan rekom 19 kabupaten/kota, serta provinsi yang disiarkan secara virtual, Rabu (2/9/2020).
(Baca juga: Mengejutkan! PDIP Usung Eri Cahyadi-Armuji di Pilkada Surabaya )
Acara diawali dengan pemutaran lagu Indonesia Raya, disusul dengan doa yang dipimpin oleh Sekjen PDIP , Hasto Kristiyanto serta pemutaran mars dan hymne PDIP . Dalam sambutanya, Hasto mengatakan bahwa pilkada harus disertai dengan semangat merah putih demi terciptanya kesatuan dan persatuan bangsa. "Seperti kata Ibu Megawati, kita harus membawa semangat merah putih dalam mengikuti pilkada," ujarnya mengawali pembukaan acara pengumuman tahap V.
Pembacaan rekomendasi dilakukan oleh Ketua DPP PDIP Bidang Politik, Puan Maharani. Secara bergantian rekomendasi diumumkan dengan menampilkan video dari DPD PDIP dan DPC PDIP setempat. Khusus Kota Surabaya, dibacakan pada bagian terakhir dengan terlebih dahulu membuka surat rekomendasi yang tidak diketahui isinya oleh siapapun kecuali Ketua Umum Megawati Soekarno Putri.
(Baca juga: Mengejutkan! PDIP Usung Eri Cahyadi-Armuji di Pilkada Surabaya )
Acara diawali dengan pemutaran lagu Indonesia Raya, disusul dengan doa yang dipimpin oleh Sekjen PDIP , Hasto Kristiyanto serta pemutaran mars dan hymne PDIP . Dalam sambutanya, Hasto mengatakan bahwa pilkada harus disertai dengan semangat merah putih demi terciptanya kesatuan dan persatuan bangsa. "Seperti kata Ibu Megawati, kita harus membawa semangat merah putih dalam mengikuti pilkada," ujarnya mengawali pembukaan acara pengumuman tahap V.
Pembacaan rekomendasi dilakukan oleh Ketua DPP PDIP Bidang Politik, Puan Maharani. Secara bergantian rekomendasi diumumkan dengan menampilkan video dari DPD PDIP dan DPC PDIP setempat. Khusus Kota Surabaya, dibacakan pada bagian terakhir dengan terlebih dahulu membuka surat rekomendasi yang tidak diketahui isinya oleh siapapun kecuali Ketua Umum Megawati Soekarno Putri.
Lihat Juga :