Siswa Laki-laki SMP Dipaksa Guru Perempuan Bersetubuh hingga 10 Kali, Begini Kejadiannya
Kamis, 09 Januari 2025 - 13:55 WIB
Korban mengaku dirayu oleh ST dengan iming-iming akan diberikan uang dan pakaian jika mau melayaninya hubungan mesum ini telah dilakukan sebanyak sepuluh kali di rumah pelaku sendiri.
“Waktu itu, saya masih kelas 8. Saya dirayu akan diberikan uang dan pakaian jika mau melayaninya,” kata YS dikutip Kamis (9/1/2025).
SY tidak berani menolak ajakan ST untuk berhubungan karena merasa takut kasus pemaksaan berhubungan intim ini terjadi ketika korban dihubungi pelaku untuk datang kerumahnya dengan asalan akan diajar untuk mengaji.
Setelah seminggu pelajaran mengaji berjalan sikap pelaku menjadi berubah hingga terjadi hubungan seksual.
“Awalnya disuruh les mengaji. Setelah seminggu pelajaran mengaji, saya disuruh begituan,” ungkap YS.
Menurut tetangga pelaku, korban pertama kali datang ke rumah pelaku dengan cara dijemput pelaku dengan sepeda motor.
Namun pada hari berikutnya pelaku berkomunikasi dengan korban melalui handphone agar datang sendiri ke rumah ST dengan mengendarai sepeda motor.
Warga tidak menaruh curiga keduanya karena mereka berpikir jika korban sedang belajar mengaji di rumah pelaku. Kecurigaan warga muncul ketika melihat pelaku dan korban masuk ke dalam kamar mandi di belakang rumah.
Setelah diamati hingga beberapa kali warga kemudian beramai-ramai menggerebek rumah ST dan didapati keduanya sedang berbuat mesum di kamar mandi.
ST dan YS kemudian dibawa ke rumah kepala dusun untuk dimintai keterangan keduanya sempat digerebek warga hingga dua kali dengan kasus yang sama.
“Waktu itu, saya masih kelas 8. Saya dirayu akan diberikan uang dan pakaian jika mau melayaninya,” kata YS dikutip Kamis (9/1/2025).
SY tidak berani menolak ajakan ST untuk berhubungan karena merasa takut kasus pemaksaan berhubungan intim ini terjadi ketika korban dihubungi pelaku untuk datang kerumahnya dengan asalan akan diajar untuk mengaji.
Setelah seminggu pelajaran mengaji berjalan sikap pelaku menjadi berubah hingga terjadi hubungan seksual.
“Awalnya disuruh les mengaji. Setelah seminggu pelajaran mengaji, saya disuruh begituan,” ungkap YS.
Menurut tetangga pelaku, korban pertama kali datang ke rumah pelaku dengan cara dijemput pelaku dengan sepeda motor.
Namun pada hari berikutnya pelaku berkomunikasi dengan korban melalui handphone agar datang sendiri ke rumah ST dengan mengendarai sepeda motor.
Warga tidak menaruh curiga keduanya karena mereka berpikir jika korban sedang belajar mengaji di rumah pelaku. Kecurigaan warga muncul ketika melihat pelaku dan korban masuk ke dalam kamar mandi di belakang rumah.
Setelah diamati hingga beberapa kali warga kemudian beramai-ramai menggerebek rumah ST dan didapati keduanya sedang berbuat mesum di kamar mandi.
ST dan YS kemudian dibawa ke rumah kepala dusun untuk dimintai keterangan keduanya sempat digerebek warga hingga dua kali dengan kasus yang sama.