Pangkoarmada Evaluasi Penggunaan Senjata Api Pasca Penembakan di Tol Merak-Tangerang

Senin, 06 Januari 2025 - 16:54 WIB
Namun dia tak merincikan siapa sosok anggota dengan ajudan dari terduga pelaku penembakan itu.

"Itu senjata inventaris yang melekat karena jabatan dari (anggota TNI AL) berinisial AA itu adalah ADC (aide de camp atau ajudan). Sehingga ketika dia dapat tugas itu sudah SOP, senjata itu melekat," tuturnya.

Baca juga: 3 Oknum TNI AL Jadi Tersangka Kasus Penembakan di Tol Merak-Tangerang

Dalam kesempatan itu, dia juga menyampaikan sebelum adanya penembakan, tiga anggotanya mengalami pengeroyokan. Maka dalam keadaan terdesak bisa saja anggotanya melepaskan tembakan itu.

"Nah kalau seandainya dihadapkan kepada pengeroyokan, berarti kan sebetulnya kan sama-sama tidak tahu siapa yang akan mati, nah jadi kita saja kalau misalkan terdesak, pasti akan mencari, akan bela diri," ucapnya.

"Bahwa tiga anggota yang pada saat itu berada di pangkalan Pondok Dayu yaitu Sertu AA, Sertu RH dan KLK (Kelasi Kepala) BA di mana mereka mengalami pengeroyokan oleh sekitar 15 orang tak dikenal di rest area KM 45 Tol Merak-Tangerang," paparnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!