Tuntut Pengelolaan Lahan Parkir, Ratusan Warga Demo di Pasar Kramat Jati
Selasa, 01 September 2020 - 20:17 WIB
"Parkir paling berapa sih? Rp2.000 per motor. Kami hanya mengharapkan sedikit saja untuk menyambung hidup," ujarnya. (Baca juga: Aksi Pencurian Helm Jutaan Rupiah di Parkiran Sekolah Terekam Kamera CCTV )
Melalui aksi unjuk rasa ini, Roni berharap, agar pihak pengelola Pasar Induk Kramat Jati mengindahkan aspirasinya warga sekitar. Terlebih saat ini kondisi perekonomian tengah berada diujung tanduk akibat pandemi Covid-19.
"Jangan sampai timbul kekerasan akibat larangan mengelola lahan parkir di sini, kalau tidak ditanggapi kami akan menurunkan lebih banyak warga," katanya.
Terpisah, Kepala Pasar Induk Kramat Jati, Agus Lamun tidak ingin mengomentari aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh dua organisasi masyarakat di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. Agus menyatakan pengelolaan lahan parkir saat ini sudah diambil alih.
"Silakan tanya langsung kepada Humas Perumda Pasar Jaya. Karena kepengelolaan parkir diurus langsung oleh pusat," katanya.
Melalui aksi unjuk rasa ini, Roni berharap, agar pihak pengelola Pasar Induk Kramat Jati mengindahkan aspirasinya warga sekitar. Terlebih saat ini kondisi perekonomian tengah berada diujung tanduk akibat pandemi Covid-19.
"Jangan sampai timbul kekerasan akibat larangan mengelola lahan parkir di sini, kalau tidak ditanggapi kami akan menurunkan lebih banyak warga," katanya.
Terpisah, Kepala Pasar Induk Kramat Jati, Agus Lamun tidak ingin mengomentari aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh dua organisasi masyarakat di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. Agus menyatakan pengelolaan lahan parkir saat ini sudah diambil alih.
"Silakan tanya langsung kepada Humas Perumda Pasar Jaya. Karena kepengelolaan parkir diurus langsung oleh pusat," katanya.
(mhd)
Lihat Juga :