Keyakinan Ramalan Jayabaya oleh Pangeran Diponegoro saat Gunung Merapi Meletus

Jum'at, 20 Desember 2024 - 07:23 WIB
Ramalan Jayabaya dan peristiwa meletusnya Gunung Merapi menjadi hal yang diyakini Pangeran Diponegoro sebagai tanda alam. Foto/SINDOnews
SEMARANG - Ramalan Jayabaya dan peristiwa meletusnya Gunung Merapi menjadi hal yang diyakini Pangeran Diponegoro sebagai tanda alam. Apalagi erupsi Gunung Merapi itu terjadi menandai penobatan Sultan Hamengkubuwono V sebagai Sultan Yogyakarta. Letusan Gunung Merapi itu menjadi peristiwa alam besar saat itu.

Letusan Gunung Merapi pada 1822 begitu dahsyat sehingga membuat warga Yogyakarta terpukul setelah penobatan Sang Sultan. Warga Yogya kala itu harus berhadapan dengan material vulkanik yang menerjang pada 28 - 30 Desember 1822.



Pangeran Diponegoro sendiri menjadi saksi bagaimana dashyatnya letusan gunung itu dan menggambarkan pada babadnya. Saat letusan gunung terjadi, Sang Pangeran tengah berada di rumah adiknya Suryobrongto, yang anaknya tengah dikhitan.

Baca juga: Sosok Perempuan Hebat di Balik Karakter Pangeran Diponegoro yang Religius
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!