Bung Karno Ramal Masa Depan Indonesia di depan Media Asing Pasca G30S/PKI

Kamis, 12 Desember 2024 - 06:43 WIB
Presiden Soekarno tetap optimistis Indonesia akan menjadi negara yang gilang-gemilang. “Karena negaraku sangat kaya. Karena berada di lokasi geografis yang strategis. Strategis di antara dua benua dan dua samudera,” tambah Bung Karno.

Baca juga: Kisah Keroncong, Genre Musik Kebanggaan Bung Karno yang Terjebak Stigma PKI

Presiden Soekarno dalam wawancara itu mengemukakan alasan Indonesia punya posisi ekonomi yang strategis. Posisi Politik yang strategis dan militer yang strategis. Indonesia, kata Soekarno, juga memiliki rakyat yang sangat banyak yang pada tahun 1966 itu lebih dari 100 juta.

“Rakyatku sangat pekerja keras. Rakyatku sangat militan. Rakyatku sangat dinamis. Rakyatku sangat bersatu. Bersatu, satu bangsa,” tegas Bung Karno.

Dalam buku Kesaksianku G30S, Soebandrio mengatakan meski sebagai pemimpin dari negara yang baru lahir, Bung Karno telah menerapkan kebijakan yang berani: Berdiri pada kaki sendiri.

Dasar sikap Bung Karno adalah alam Indonesia yang kaya raya. Minyak di Sumatera dan Sulawesi. Hutan maha lebat di Kalimantan, emas di Irian (sekarang Papua), serta ribuan pulau yang belum terdeteksi kandungannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!