Detik-detik KPU Jakarta Tetapkan Hasil Suara Pilkada Jakarta 2024
Minggu, 08 Desember 2024 - 15:56 WIB
Detik-detik saat KPU Jakarta akan menetapkan hasil suara Pilkada Jakarta 2024 terjadi momen menarik saat salah satu saksi pasangan calon (paslon) walk out. Foto/Danan Daya Aria Putra
JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta menggelar rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan penetapan hasil pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta di Hotel Sari Pan Pasific Jakarta, Minggu (8/12/2024).
Detik-detik saat KPU akan menetapkan hasil suara Pilkada Jakarta 2024 terjadi momen menarik saat salah satu saksi pasangan calon (paslon) walk out atau meninggalkan forum sebelum acara selesai.
Baca juga: Resmi! Pramono-Rano Raih 2.183.239, RIDO 1.718.160, Dharma-Kun 459.230 Suara
Bermula saat Ketua KPU DKI Jakarta Wahyu Dinata mempersilakan masing-masing saksi paslon untuk menyampaikan catatan keberatan atau khusus atas rekapitulasi tingkat provinsi ini.
Sesuai nomor urut, lebih dulu yang menyampaikan kejadian khusus dimulai dari saksi paslon 01, selanjutnya saksi paslon 03.
Namun ketika saksi palson 03 diberikan kesempatan untuk berbicara, hal tersebut kurang disepakati oleh saksi paslon 01.
Sebab saksi paslon 03 dalam forum ingin berbicara untuk menyampaikan suatu penilaian, bukan catatan keberatan atau kejadian khusus.
Baca juga; KPU Tetapkan Pram-Doel Menang Pilkada Jakarta 2024, Kubu RIDO Walk Out, Tim Dharma-Kun Ogah Teken
"Mohon maaf ketua, tidak ini bukan hal penilaian ke 03, sebentar pak. Sehingga tidak perlu adanya komentar atau macam-macam, untuk itu kami juga izin ketua," kata saksi paslon 01 dalam forum.
Atas ketidaksetujuan hal itu, saksi paslon 01 lantas memberikan kertas kepada ketua KPU DKI Jakarta yang mana selembaran itu merupakan catatan keberatan dan kejadian khusus.
Selanjutnya seluruh perwakilan paslon 01 bergegas keluar meninggalkan ruang rapat pleno.
"Kami izin kalau misalkan ketua masih mengizinkan mereka ngomong, kami izin mohon walk out ketua," kata saksi palson 01.
Sementara dalam forum itu, saksi paslon 02 juga enggan menandatangani berita acara hasil rekapitulasi tingkat provinsi Pilkada Jakarta 2024.
Sebab jumlah partisipasi pemilih pilkada Jakarta yang kisaran 50 persen dianggap tak mewakili keterpilihan warga Jakarta atas calon pemimpinnya.
Sekadar informasi, pasangan Pramono-Rano mengantongi 2.183.239 suara sah (50,07 persen) dalam Pilkada Jakarta 2024. Pada posisi kedua ditempati oleh pasangan Ridwan Kamil-Suswono dengan capaian 1.718.160 suara sah (39,40 persen).
Yang terakhir ada pasangan Dharma Pongrekun-Kun Wardana sebanyak 459.230 suara sah (10,53 persen).
“Dengan mengucapkan bismillahirrohmanirrohim, berita acara dan sertifikasi rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dari setiap kabupaten kota dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur daerah khusus Jakarta tahun 2024 saya menyatakan sah," kata Ketua KPU DKI Jakarta Wahyu Dinata, dalam rapat pleno terbuka, Minggu (8/12/2024).
Adapun dalam rapat pleno terbuka itu, saksi pasangan calon nomor urut 1 walk out dalam forum dan saksi nomor urut 2 tak bersedia menandatangani berita acara penetapan.
2. Dharma Pongrekun-Kun Wardana (653 suara)
3. Pramono Anung-Rano Karno (Si Doel) (7.456 suara)
Suara sah: 14.687
Detik-detik saat KPU akan menetapkan hasil suara Pilkada Jakarta 2024 terjadi momen menarik saat salah satu saksi pasangan calon (paslon) walk out atau meninggalkan forum sebelum acara selesai.
Baca juga: Resmi! Pramono-Rano Raih 2.183.239, RIDO 1.718.160, Dharma-Kun 459.230 Suara
Bermula saat Ketua KPU DKI Jakarta Wahyu Dinata mempersilakan masing-masing saksi paslon untuk menyampaikan catatan keberatan atau khusus atas rekapitulasi tingkat provinsi ini.
Sesuai nomor urut, lebih dulu yang menyampaikan kejadian khusus dimulai dari saksi paslon 01, selanjutnya saksi paslon 03.
Namun ketika saksi palson 03 diberikan kesempatan untuk berbicara, hal tersebut kurang disepakati oleh saksi paslon 01.
Sebab saksi paslon 03 dalam forum ingin berbicara untuk menyampaikan suatu penilaian, bukan catatan keberatan atau kejadian khusus.
Baca juga; KPU Tetapkan Pram-Doel Menang Pilkada Jakarta 2024, Kubu RIDO Walk Out, Tim Dharma-Kun Ogah Teken
"Mohon maaf ketua, tidak ini bukan hal penilaian ke 03, sebentar pak. Sehingga tidak perlu adanya komentar atau macam-macam, untuk itu kami juga izin ketua," kata saksi paslon 01 dalam forum.
Atas ketidaksetujuan hal itu, saksi paslon 01 lantas memberikan kertas kepada ketua KPU DKI Jakarta yang mana selembaran itu merupakan catatan keberatan dan kejadian khusus.
Selanjutnya seluruh perwakilan paslon 01 bergegas keluar meninggalkan ruang rapat pleno.
"Kami izin kalau misalkan ketua masih mengizinkan mereka ngomong, kami izin mohon walk out ketua," kata saksi palson 01.
Sementara dalam forum itu, saksi paslon 02 juga enggan menandatangani berita acara hasil rekapitulasi tingkat provinsi Pilkada Jakarta 2024.
Sebab jumlah partisipasi pemilih pilkada Jakarta yang kisaran 50 persen dianggap tak mewakili keterpilihan warga Jakarta atas calon pemimpinnya.
Sekadar informasi, pasangan Pramono-Rano mengantongi 2.183.239 suara sah (50,07 persen) dalam Pilkada Jakarta 2024. Pada posisi kedua ditempati oleh pasangan Ridwan Kamil-Suswono dengan capaian 1.718.160 suara sah (39,40 persen).
Yang terakhir ada pasangan Dharma Pongrekun-Kun Wardana sebanyak 459.230 suara sah (10,53 persen).
“Dengan mengucapkan bismillahirrohmanirrohim, berita acara dan sertifikasi rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dari setiap kabupaten kota dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur daerah khusus Jakarta tahun 2024 saya menyatakan sah," kata Ketua KPU DKI Jakarta Wahyu Dinata, dalam rapat pleno terbuka, Minggu (8/12/2024).
Adapun dalam rapat pleno terbuka itu, saksi pasangan calon nomor urut 1 walk out dalam forum dan saksi nomor urut 2 tak bersedia menandatangani berita acara penetapan.
Rincian Rekapitulasi Suara Pilkada Jakarta 2024:
- Kepulauan Seribu
1. Ridwan Kamil-Suswono (6.578 suara)2. Dharma Pongrekun-Kun Wardana (653 suara)
3. Pramono Anung-Rano Karno (Si Doel) (7.456 suara)
Suara sah: 14.687
Lihat Juga :