Kukuhkan Bunda PAUD, Benyamin Ingatkan Pentingnya Pendidikan Akhlak di Era Digital
Minggu, 01 Desember 2024 - 07:37 WIB
“Di sekolah mereka diajarkan membaca, bermain warna, hingga nilai-nilai Pancasila. Namun di luar sekolah, mereka lebih terfokus pada gadget. Tantangan terbesar kita adalah bagaimana mendampingi mereka untuk tetap memiliki akhlak yang baik,” kata Benyamin.
Meskipun teknologi memiliki sisi positif yang mendukung pembelajaran, dampak negatifnya juga tidak bisa diabaikan. Anak-anak cenderung lebih asyik bermain dengan gadget di luar lingkungan sekolah, sehingga kurang mendapatkan pembekalan nilai-nilai akhlak dan perilaku yang sesuai dengan norma Pancasila maupun ajaran agama.
Baca juga: Konsolidasi di Tangsel, Nostalgia Ferry Kurnia Perindo Ungkap Cawalkot Benyamin Davnie Sosok Inspiratif
Benyamin menegaskan pentingnya peran PAUD dalam membentuk karakter anak. Benyamin meminta agar semua tenaga pengajar di PAUD, baik negeri maupun swasta, tidak hanya fokus pada pendidikan akademik tetapi juga memberikan penekanan pada pendidikan akhlak.
“Ajari mereka akhlak sesuai ajaran Rasulullah sebagai umat Islam dan perilaku yang sesuai dengan norma Pancasila sebagai anak bangsa. Ini bisa dilakukan melalui permainan yang menarik perhatian mereka, sehingga anak-anak diajak berpikir untuk masa depan yang lebih cerah,” imbuhnya.
Meskipun teknologi memiliki sisi positif yang mendukung pembelajaran, dampak negatifnya juga tidak bisa diabaikan. Anak-anak cenderung lebih asyik bermain dengan gadget di luar lingkungan sekolah, sehingga kurang mendapatkan pembekalan nilai-nilai akhlak dan perilaku yang sesuai dengan norma Pancasila maupun ajaran agama.
Baca juga: Konsolidasi di Tangsel, Nostalgia Ferry Kurnia Perindo Ungkap Cawalkot Benyamin Davnie Sosok Inspiratif
Benyamin menegaskan pentingnya peran PAUD dalam membentuk karakter anak. Benyamin meminta agar semua tenaga pengajar di PAUD, baik negeri maupun swasta, tidak hanya fokus pada pendidikan akademik tetapi juga memberikan penekanan pada pendidikan akhlak.
“Ajari mereka akhlak sesuai ajaran Rasulullah sebagai umat Islam dan perilaku yang sesuai dengan norma Pancasila sebagai anak bangsa. Ini bisa dilakukan melalui permainan yang menarik perhatian mereka, sehingga anak-anak diajak berpikir untuk masa depan yang lebih cerah,” imbuhnya.
Lihat Juga :