Kasus Polisi Tembak Gamma Paskibra di Semarang Naik ke Penyidikan
Kamis, 28 November 2024 - 19:51 WIB
Ratusan massa aksi dari berbagai elemen melakukan aksi protes atas insiden tewasnya Gamma Rizkynata Oktafandy (17) siswa SMKN 4 Semarang. Foto/Eka Setiawan
SEMARANG - Kasus oknum anggota Satuan Resnarkoba Polrestabes Semarang Aipda Robig Zaenudin (38) yang diduga menembak Gamma Rizkynata Oktafandy (17) siswa SMKN 4 Semarang naik ke penyidikan. Gamma juga merupakan anggota Paskibra berprestasi.
“Malam ini akan ditingkatkan (statusnya) menjadi penyidikan, naik penyidikan,” kata Direktur Reskrimum Polda Jateng Kombes Pol Dwi Subagio, Kamis (28/11/2024) petang.
Naiknya status penyelidikan menjadi penyidikan, salah satunya, penyidik melalui gelar perkara internal telah menemukan unsur-unsur pidana dari insiden tersebut. “Belum penetapan tersangka, tunggu proses,” kata Kombes Dwi.
Baca juga: Gamma, Paskibra Berprestasi yang Tewas Ditembak Polisi Adalah Anak Yatim
Penyidik membutuhkan bukti-bukti lain, salah satunya dari proses ekshumasi alias bongkar makam dan autopsi jenazah Gamma yang direncanakan dilakukan bersama ahli forensik Bidang Kedokteran Kesehatan (Dokkes) Polda Jateng.
Sementara itu, Kombes Dwi menyebut dari laporan keluarga korban tewas ke Mapolda Jateng hari Selasa (26/11/2024) lalu, penyidik telah memeriksa 3 orang saksi. “Baik dari keluarga ataupun teman-teman korban (yang sudah diambil keterangannya) sampai sekarang masih berproses,” pungkasnya.
“Malam ini akan ditingkatkan (statusnya) menjadi penyidikan, naik penyidikan,” kata Direktur Reskrimum Polda Jateng Kombes Pol Dwi Subagio, Kamis (28/11/2024) petang.
Naiknya status penyelidikan menjadi penyidikan, salah satunya, penyidik melalui gelar perkara internal telah menemukan unsur-unsur pidana dari insiden tersebut. “Belum penetapan tersangka, tunggu proses,” kata Kombes Dwi.
Baca juga: Gamma, Paskibra Berprestasi yang Tewas Ditembak Polisi Adalah Anak Yatim
Penyidik membutuhkan bukti-bukti lain, salah satunya dari proses ekshumasi alias bongkar makam dan autopsi jenazah Gamma yang direncanakan dilakukan bersama ahli forensik Bidang Kedokteran Kesehatan (Dokkes) Polda Jateng.
Sementara itu, Kombes Dwi menyebut dari laporan keluarga korban tewas ke Mapolda Jateng hari Selasa (26/11/2024) lalu, penyidik telah memeriksa 3 orang saksi. “Baik dari keluarga ataupun teman-teman korban (yang sudah diambil keterangannya) sampai sekarang masih berproses,” pungkasnya.
Lihat Juga :