Belasan Mahasiswa UB Gali Potensi Kampung Budaya Polowijen Malang
Sabtu, 16 November 2024 - 08:52 WIB
Puja, mahasiswa jurusan Peternakan, UB Malang mengatakan, pihaknya ingin mengetahui partisipasi anak muda dalam melestarikan seni budaya setempat. "Masih minimnya tingkat partisipasi anak muda dan mahasiswa turut melestarikan seni budaya lokal menjadi problem dan tantangan KBP yang harus dicarikan solusi," ujar mahasiswa asal Situbondo ini.
Temuan lain disampaikan Mita, mahasiswa jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) UB Malang. Ia melihat masih minimnya keterlibatan perguruan tinggi dalam kegiatan pelestarian seni budaya lokal menjadi PR besar.
"Kami berharap ada keterlibatan perguruan tinggi turut melestarikan seni budaya lokal melalui edukasi, pendampingaan, riset/kajian, dan diseminasi informasi," kata mahasiswa asal Malang ini. Baca juga: IKA FHUB Dukung Kesejahteraan Hakim Guna Peradilan Bersih dan Profesional
Penggagas KBP, Ki Demang berharap kehadiran belasan mahasiswa yang ingin mengkaji KBP tidak semata gugur kewajiban untuk kebutuhan mata kuliah. Namun, ada keberlanjutannya.
Ki Demang juga mendorong konsep pentahelix (multipihak) diimplementasikan dalam kegiatan pelestarian seni budaya lokal. "Adanya pelibatan unsur pemerintah, akademisi, badan atau pelaku usaha, masyarakat atau komunitas, dan media bersatu padu berkoordinasi serta berkomitmen untuk mengembangkan seni budaya lokal yang tetap mengedepankan kearifan lokal dan bersumber daya lokal," jelasnya.
Temuan lain disampaikan Mita, mahasiswa jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) UB Malang. Ia melihat masih minimnya keterlibatan perguruan tinggi dalam kegiatan pelestarian seni budaya lokal menjadi PR besar.
"Kami berharap ada keterlibatan perguruan tinggi turut melestarikan seni budaya lokal melalui edukasi, pendampingaan, riset/kajian, dan diseminasi informasi," kata mahasiswa asal Malang ini. Baca juga: IKA FHUB Dukung Kesejahteraan Hakim Guna Peradilan Bersih dan Profesional
Penggagas KBP, Ki Demang berharap kehadiran belasan mahasiswa yang ingin mengkaji KBP tidak semata gugur kewajiban untuk kebutuhan mata kuliah. Namun, ada keberlanjutannya.
Ki Demang juga mendorong konsep pentahelix (multipihak) diimplementasikan dalam kegiatan pelestarian seni budaya lokal. "Adanya pelibatan unsur pemerintah, akademisi, badan atau pelaku usaha, masyarakat atau komunitas, dan media bersatu padu berkoordinasi serta berkomitmen untuk mengembangkan seni budaya lokal yang tetap mengedepankan kearifan lokal dan bersumber daya lokal," jelasnya.
(poe)
Lihat Juga :