Bantu Kemandirian Usaha Mustahik, BAZNAS RI Resmikan BMD di Tulungagung

Jum'at, 15 November 2024 - 15:26 WIB
Hingga saat ini, lanjutnya, terdapat 25 titik BMD yang tersebar di 17 provinsi, salah satunya adalah BMD Tulungagung yang mulai diinisiasi pada Juli 2024. Di Provinsi Jawa Timur sendiri, BMD Tulungagung menjadi BMD ke-4 setelah BMD Sawojajar, Malang, BMD Sampang, dan BMD Ponorogo.

"Inisiasi BMD di Kabupaten Tulungagung diimplementasikan melalui kemitraan antara BAZNAS RI dengan BAZNAS Kabupaten Tulungagung, terdapat sharing cost antara BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Tulungagung, di mana BAZNAS Kabupaten Tulungagung menyediakan kantor BMD dan juga dukungan anggaran sebesar Rp82.282.500 yang digunakan untuk renovasi kantor, penyediaan inventaris kantor, dan kegiatan launcing," ujarnya.

Peresmian BMD Tulungagung ini juga menjadi bagian dari upaya BAZNAS untuk memperluas jangkauan layanan kepada mustahik di seluruh Indonesia. Semakin banyaknya BMD yang dibuka di berbagai daerah, BAZNAS optimistis bisa memberdayakan lebih banyak mustahik dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan.

“Kami mengajak semua pihak untuk bersinergi dalam membantu para mustahik menuju kemandirian ekonomi,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pj Bupati Kabupaten Tulungagung Heru Suseno mendukung penuh program pemberdayaan yang dikembangkan BAZNAS. Menurutnya, hal ini merupakan pertanda baik untuk memberi kesejahteraan kepada masyarakat.

"Kami sangat mendukung sekali program ini karena akan membantu usaha yang masih pemula. Apalagi ini tanpa bunga, akan bermanfaat sekali untuk para pelaku usaha di Kabupaten Tuluangagung," ujar Heru.

Menurutnya, program ini tentu akan sangat membantu para pelaku usaha mikro untuk mengembangkan usahanya yang sedang membutuhkan modal. Ini merupakan salah satu alternatif sehat yang bisa membebaskan para pelaku mikro dari jeratan para rentenir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!