Warga Ngawi Syukuran Pembangunan Jalan Bringin-Boan Rampung Setelah Bertahun-tahun Rusak
Kamis, 14 November 2024 - 11:59 WIB
"Warga pun tentu kesulitan untuk melintas. Kendaraan sering terjebak saat nekat menerobos," ucapnya, Senin (30/9/2024).
Hanif menuturkan, saat musim hujan, pakaian anak-anak sekolah jadi kotor saat tiba di tempat belajar. Hal ini lantaran terciprat lumpur saat melintas di jalan becek yang mereka lalui.
Ia bercerita ihwal kesulitan lain yang dialami warga. Hanif ingat, pada suatu waktu, ada warga yang meninggal dunia di rumah sakit. Ambulans yang membawa jenazah tak bisa masuk sampai rumah duka, mogok terjebak lumpur tanah liat di tengah Jalan Bringin-Boan.
"Sudah berupaya didorong warga, tapi tak berhasil. Akhirnya jenazah digotong warga secara manual, berjalan cukup jauh," katanya.
Pernah pula, ibu hamil yang akhirnya melahirkan di tengah jalan, sebelum sampai Puskesmas, lantaran terhambat akses jalan tersebut. "Itu cerita masa lalu. Kini kami bersyukur, kondisi jalan telah berubah," ucapnya.
Hanif menuturkan, saat musim hujan, pakaian anak-anak sekolah jadi kotor saat tiba di tempat belajar. Hal ini lantaran terciprat lumpur saat melintas di jalan becek yang mereka lalui.
Ia bercerita ihwal kesulitan lain yang dialami warga. Hanif ingat, pada suatu waktu, ada warga yang meninggal dunia di rumah sakit. Ambulans yang membawa jenazah tak bisa masuk sampai rumah duka, mogok terjebak lumpur tanah liat di tengah Jalan Bringin-Boan.
"Sudah berupaya didorong warga, tapi tak berhasil. Akhirnya jenazah digotong warga secara manual, berjalan cukup jauh," katanya.
Pernah pula, ibu hamil yang akhirnya melahirkan di tengah jalan, sebelum sampai Puskesmas, lantaran terhambat akses jalan tersebut. "Itu cerita masa lalu. Kini kami bersyukur, kondisi jalan telah berubah," ucapnya.
(abd)
Lihat Juga :