2 Minggu Jelang Coblosan, Tri Adhianto-Harris Bobihoe Unggul di Survei Pilkada Bekasi
Rabu, 13 November 2024 - 10:29 WIB
Sementara itu, pasangan nomor urut 2 Uu Saeful Mikdar-Nurul Sumarheni mengalami penurunan elektabilitas dari 3,63 persen menjadi 3,50 persen.
Analis LS Vinus Rizky Ry menjelaskan metode pengambilan sampel disesuaikan dengan potensi jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di setiap wilayah.
“Jika potensinya besar, sampelnya pun besar. Namun, daerah dengan DPT kecil tidak difokuskan pada satu titik saja,” ujarnya di Bekasi Barat, Selasa (12/11/2024).
LS Vinus juga menemukan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat terkait Pilkada Kota Bekasi 2024 meningkat, dari 27,75 persen pada survei sebelumnya menjadi 48 persen saat ini. Hal ini beriringan dengan penurunan ketidaktahuan masyarakat terhadap Pilkada dari 72,25 persen menjadi 52 persen.
“Popularitas calon masih menjadi alasan utama masyarakat dalam memilih bakal calon kepala daerah,” kata Rizky.
Analis LS Vinus Rizky Ry menjelaskan metode pengambilan sampel disesuaikan dengan potensi jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di setiap wilayah.
“Jika potensinya besar, sampelnya pun besar. Namun, daerah dengan DPT kecil tidak difokuskan pada satu titik saja,” ujarnya di Bekasi Barat, Selasa (12/11/2024).
LS Vinus juga menemukan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat terkait Pilkada Kota Bekasi 2024 meningkat, dari 27,75 persen pada survei sebelumnya menjadi 48 persen saat ini. Hal ini beriringan dengan penurunan ketidaktahuan masyarakat terhadap Pilkada dari 72,25 persen menjadi 52 persen.
“Popularitas calon masih menjadi alasan utama masyarakat dalam memilih bakal calon kepala daerah,” kata Rizky.
Lihat Juga :