Workshop Komunitas GSM Sibon, Mewujudkan Pendidikan yang Membangun Keindonesiaan

Kamis, 31 Oktober 2024 - 11:04 WIB
Menurutnya, AI saat ini dan mungkin dekade ke depan masih lebih banyak digunakan untuk meningkatkan produktivitas di segala bidang, misalnya perdagangan, pendidikan, dan kesehatan. Namun AI juga punya potensi resiko besar bagi eksistensi kemanusiaan jika kita salah

menanamkan sistem nilai (values) ke dalam algoritmanya.

Untuk itu kita harus dapat mewujudkan pendidikan yang membangun keindonesiaan. Yakni selain kuat

dalam berpikir kritis, kreatif, dan etis, juga memiliki pemahaman mendalam tentang identitas, nilai budaya, dan potensi bangsa Indonesia. Sikap keindonesiaan ini yang pada akhirnya akan melahirkan sistem nilai estetik pada diri setiap individu generasi kita untuk tetap menjaga moral etis dan moral sosial bangsa, di tengah derasnya arus perubahan zaman.

Hal ini merupakan kunci membentuk individu yang utuh dan mandiri sehingga siap menghadapi serta bertanggung jawab untuk menghadapi tantangan global dan disrupsi digital. Kuncinya ada pada penanaman rasa ingin tahu dan sikap otonom agar tidak dikendalikan sebagai budak oleh teknologi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!