Ipda Rudy Soik di-PTDH, Prof Henry Dukung Rekomendasi DPR
Rabu, 30 Oktober 2024 - 09:36 WIB
Kapolda NTT Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga mengusap kepala Ipda Rudy Soik usai RDP di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Senin, 28 Oktober 2024. Foto: Ist
JAKARTA - Pemerhati hukum Prof Henry Indraguna mendukung hasil rekomendasi Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPR bersama Kapolda NTT soal Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) Ipda Rudy Soik di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta Selatan, Senin, 28 Oktober 2024.
Henry yang juga Wakil Ketua Dewan Pembina DPP KAI menyampaikan Kapolda NTT Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga meninjau ulang pemecatan Rudy Soik sesuai rekomendasi RDP bersama Komisi III DPR.
"Rekomendasi DPR yang mengedepankan pentingnya mempertimbangkan keputusan pemecatan tersebut dengan tetap berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku serta memperhatikan aspek keadilan dan kemanusiaan," ujar Henry, Selasa (29/10/2024).
Ketua Komisi III DPR Habiburrahman mengatakan, rapat ini bukan untuk memutuskan mana yang benar dan mana salah melainkan untuk menilai mana keputusan bijak yang bisa diambil bersama-sama.
Henry yang juga Wakil Ketua Dewan Pembina DPP KAI menyampaikan Kapolda NTT Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga meninjau ulang pemecatan Rudy Soik sesuai rekomendasi RDP bersama Komisi III DPR.
"Rekomendasi DPR yang mengedepankan pentingnya mempertimbangkan keputusan pemecatan tersebut dengan tetap berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku serta memperhatikan aspek keadilan dan kemanusiaan," ujar Henry, Selasa (29/10/2024).
Ketua Komisi III DPR Habiburrahman mengatakan, rapat ini bukan untuk memutuskan mana yang benar dan mana salah melainkan untuk menilai mana keputusan bijak yang bisa diambil bersama-sama.
Lihat Juga :